Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Dinsos Kabupaten Pasuruan Ajak Warga Mampu Tapi Masih Menerima Bansos Agar Mau Digraduasi

Gambar berita: Dinsos Kabupaten Pasuruan Ajak Warga Mampu Tapi Masih Menerima Bansos Agar Mau Digraduasi

Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengajak warga yang sudah mampu namun tetap terdata sebagai penerima bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos), agar mau dan ikhlas untuk digraduasi.

Bahkan, ajakan dari Dinsos bukan melalui surat, namun langsung mendatangi satu per satu rumah warga dengan harapan bisa berkomunikasi langsung perihal bansos.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi mengatakan, selama ini pihaknya masih menemukan banyaknya warga mampu yang masih saja menerima bansos dari pemerintah.

Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk rumah sampai kepemilikan kendaraan roda empat yang dimiliki oleh warga, dan bukti pendukung lain yang menyatakan bahwa seseorang tersebut harusnya tak lagi menerima bansos.

"Contoh kecil yang bisa dilihat ya dari mobil yang dipunyai, atau rumah warga yang sudah sangat bagus sehingga rasanya tak layak untuk menerima bantuan. Makanya kami door to door ke rumah warga," katanya.

Dijelaskan Suwito, door to door ke rumah warga sudah mulai dilakukan sejak seminggu lalu. Dan hasilnya cukup lumayan, karena ada sebagian warga yang ikhlas untuk digraduasi, meski tak sedikit yang keberatan jikalau harus mundur dari daftar penerima bansos.

"Kita jalan mulai hari kamis minggu lalu sampai hari ini. Dan alhamdulillah hasilnya lumayan bagus. Ada yang ikhlas digraduadi tapi ada juga yang keberatan," ucapnya.

Lebih lanjut mantan Camat Pandaan itu menegaskan bahwa ada misi yang dilakukan demi mensukseskan verifikasi lapangan dan validasi data. Yakni bagaimana bansos bisa tepat sasaran dan tertuju kepada masyarakat yang kurang mampu.

"Tujuannya tak lain bagaimana bansos bisa tepat sasaran, tertuju kepada masyarakat yang tidak mampu. Supaya yang memang mampu secara ikhlas untuk melepas bantuannya dan akan kita gantikan kepada masyarakat yang kurang mampu," ucapnya.

Sementara itu, hingga tahun 2022 kemarin, umlah keluarga penerima manfaat (KPM) atau warga di Kabupaten Pasuruan yang telah graduasi sebanyak 218 KPM. Dengan rincian 187 warga yang graduasi alamiah karena meninggal dunia, pindah ke luar daerah dan lainnya. Sedangkan yang ikhlas digraduasi sebanyak 31 orang. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Haul Masyayikh dan Heroik Santri 2026. Doakan Semua Ulama dan Kepala Daerah di Kabupaten Pasuruan Yang Telah Wafat

Ratusan ulama, kiyai hingga para ustad beserta anggota Jam’iyah Alith Thariqah a...

Article Image
Ulama-Ulama Pasuruan Sampaikan 5 Seruan Sikapi Penyadapan Pada Presiden Prabowo

Menyikapi mencuatnya dugaan penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto dan...

Article Image
Nikmatnya Kupang Kraton. Kuliner Legendaris Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan selain dikenal daerah industri dan religius, juga terkenal ak...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...