Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Gubernur Jatim: Perempuan di Jatim Sangat Berpeluang Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Gambar berita
15 Juli 2020 (15:44)
Pelayanan Publik
2601x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk menjaga ketahanan pangan nasional, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh Ormas (Organisasi Masyarakat) perempuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan dunia. Hal tersebut sejalan dengan instruksi Presiden RI, Food Agriculture Organization (FAO) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengingatkan tentang banyaknya negara yang menghentikan ekspor beras untuk ketahanan pangan mereka sendiri.

“Ikhtiar untuk menjaga ketahanan pangan nasional bisa dimulai dari rumah masing-masing. Diantaranya, menanam jenis tanaman empon-empon bumbu dapur, cabe, tomat dan sayur-sayuran melalui media polybag di pekarangan rumah. Juga dengan metode tanam hydroponic  yang relatif bisa dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas”, kata Gubernur Khofifah saat menjadi pembicara webinar series Muslimat NU, Senin (13/7/2020).

Selain menanam sayur-sayuran dan buah-buahan, lahan pekarangan rumah juga bisa dijadikan tempat untuk budidaya berbagai jenis ikan. Seperti ikan Nila, Mujaher, Lele dan udang. Caranya  dengan cara membuat kolam kecil atau memanfaatkan media yang sudah ada.

“Yang harus kita lakukan adalah format-format kemandirian seperti ini, dengan berbasis rumah tangga. Jadi Muslimat NU dan ormas wanita lainnya serta elemen masyarakat secara luas bisa menyiapkan panduan untuk membangun ketahanan pangan di lingkungan masing-masing. Contohnya bisa budidaya ikan yang dilakukan dalam kolam bundar yang kecil. Metodenya cukup sederhana. Waktunya hanya membutuhkan tiga bulan, tapi profitnya bisa dua kali lipat dari modal yang dikelurkan”, jelasnya seperti yang diberitakan di laman jatimprov.go.id

Ditambahkan Gubernur bahwa sebelumnya pernah diajak memanen udang Vaname di kolam edukasi Puspenerbal di Juanda, Sidoarjo. Ternyata, udang bernilai ekonomis paling tinggi diantara jenis budidaya ikan yang bisa dilakukan di kolam bundar berukuran kecil dengan metodenya cukup sederhana. Namun mampu mendatangkan pendapatan yang menjanjikan. Sehingga sangat berpeluang untuk dipraktekkan Ormas perempuan di Jawa Timur. (Dewi+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...

Article Image
Buka Tadarus. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Ajak Para Ibu Biasakan Anak dan Keluarga Baca Al Qur'an

Hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggel...

Article Image
Gus Shobih Buka Pondok Ramadhan SD dan SMP se-Kabupaten Pasuruan

Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta membentuk karakter siswa berakhl...