Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hadir Bersama Sekjen Kemendagri, Plh.Bupati Pasuruan Berpartisipasi Aktif Dalam Puncak Peringatan Hari OTODA ke-XVIII

Gambar berita
27 April 2024 (07:41)
Pelayanan Publik
1557x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-XVIII yang diselenggarakan di Grand City Surabaya. Bersama Walikota Pasuruan, Adi Wibowo dan Kepala/Wakil Kepala Daerah se-Indonesia, Plh. Penjabat Bupati Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko hadir dalam acara seremonail yang dikemas dalam gala dinner tersebut. Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro beserta jajaran pejabat Kemendagri. Berikut, Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono dan Kepala Daerah se-Indonesia..

Dalam sambutannya, Sekjen Kemendagri menyampaikan, Pemerintah Daerah memiliki peran yang sangat penting dalam pemerintahan. Terlebih, masa depan kehidupan masyarakat ditentukan dalam banyak variabel. Menurutnya, variabel pertama dan yang terpenting adalah terdapat pada Kepala Daerah. Ditambah lagi, diantara kunci yang menjadikan kesuksesan otonomi daerah terletak pada Kepala Daerah dibantu dengan DPRD.

"Selanjutnya adalah kapasitas dari Pemerintah Daerah. Karena yang nantinya mengeksekusi kebijakan adalah Kepala OPD. Kalau Kepala OPD tidak bisa melaksanakan, maka tidak akan jalan," ungkapnya pada hari Kamis (25/4/2024) malam.

Di sisi lain, Sekjen Suhajar juga menyampaikan perlunya kontrol dari masyarakat. Oleh karenanya ia meminta kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk mengntrol kinerja pemerintah.

Sementara itu, Pj. Gubernur Jawa Timur menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan berkomitmen mendukung ekonomi hijau yang selaras dengan tema Hari Otonomi Daerah. Yakni Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.

Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memasukkan dukungan ekonomi hijau dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Muaranya tidak lain untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan dan baik bagi masyarakat dan lingkungan.

"Dalam perjalanan panjang Otonomi Daerah hingga saat ini, alhamdulillah kita semua telah merasakan dampak positifnya bagi pelayanan publik yang lebih baik, adil dan berdaya saing. Kami berharap, tema ini mampu mewarnai seluruh perencanaan program kegiatan dan anggaran di tahun-tahun berikutnya. Sehingga dukungan kita terhadap ekonomi hijau bisa tercapai," tandasnya dalam acara seremonial peringatan Hari OTODA ke-XVIII. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Forum Konsultasi Publik Bapenda, Bupati Rusdi Ingatkan Sebagai Koreksi Sekaligus Kerja Cerdas

Bupati Rusdi Sutejo buka Forum Konsultasi Publik 2026 dan Forum Perangkat Daerah...

Article Image
Ngangsuh Kaweruh di Ponpes Canga'an Bangil. Pondok Tertua di Indonesia. Ngajinya Kiyai Besar Nusantara

Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan menyimpan sejarah peradaban islam yang...

Article Image
Maksimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Grati Launching Ruang Operasi Smart Operating Theater

Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah, RSUD...

Article Image
Selama Ramadhan 1447 H, Pemkab Pasuruan Tetapkan Jam Kerja ASN 32,5 Jam Sepekan

Sepanjang berlangsungnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah,Pemerintah Kabupaten P...

Article Image
Budidaya Burung Puyuh di Desa Kandung, Kecamatan Winongan Sukses Hasilkan Omset Puluhan Juta Per Bulan

Budidaya burung puyuh merupakan salah satu potensi bisnis peternakan yang menjan...