Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-XVIII yang diselenggarakan di Grand City Surabaya. Bersama Walikota Pasuruan, Adi Wibowo dan Kepala/Wakil Kepala Daerah se-Indonesia, Plh. Penjabat Bupati Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko hadir dalam acara seremonail yang dikemas dalam gala dinner tersebut. Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro beserta jajaran pejabat Kemendagri. Berikut, Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono dan Kepala Daerah se-Indonesia..
Dalam sambutannya, Sekjen Kemendagri menyampaikan, Pemerintah Daerah memiliki peran yang sangat penting dalam pemerintahan. Terlebih, masa depan kehidupan masyarakat ditentukan dalam banyak variabel. Menurutnya, variabel pertama dan yang terpenting adalah terdapat pada Kepala Daerah. Ditambah lagi, diantara kunci yang menjadikan kesuksesan otonomi daerah terletak pada Kepala Daerah dibantu dengan DPRD.
"Selanjutnya adalah kapasitas dari Pemerintah Daerah. Karena yang nantinya mengeksekusi kebijakan adalah Kepala OPD. Kalau Kepala OPD tidak bisa melaksanakan, maka tidak akan jalan," ungkapnya pada hari Kamis (25/4/2024) malam.
Di sisi lain, Sekjen Suhajar juga menyampaikan perlunya kontrol dari masyarakat. Oleh karenanya ia meminta kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk mengntrol kinerja pemerintah.
Sementara itu, Pj. Gubernur Jawa Timur menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan berkomitmen mendukung ekonomi hijau yang selaras dengan tema Hari Otonomi Daerah. Yakni Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.
Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memasukkan dukungan ekonomi hijau dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Muaranya tidak lain untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan dan baik bagi masyarakat dan lingkungan.
"Dalam perjalanan panjang Otonomi Daerah hingga saat ini, alhamdulillah kita semua telah merasakan dampak positifnya bagi pelayanan publik yang lebih baik, adil dan berdaya saing. Kami berharap, tema ini mampu mewarnai seluruh perencanaan program kegiatan dan anggaran di tahun-tahun berikutnya. Sehingga dukungan kita terhadap ekonomi hijau bisa tercapai," tandasnya dalam acara seremonial peringatan Hari OTODA ke-XVIII. (Iguh+Eka Maria)
Komentar