Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Himbau Segera Bentuk Perusahaan Sahabat Anak di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
25 November 2019 (18:54)
Pelayanan Publik
2895x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mendukung upaya perlindungan dan pemenuhan hak yang layak kepada anak, Pemkab Pasuruan menghimbau perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Pasuruan, untuk segera bisa menjadi bagian dari APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia).

Himbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, saat membuka Rakor Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender Kabupaten Pasuruan, di Gedung Segoropuro, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, APSAI bisa menjadi wadah untuk mempercepat implementasi peran dunia usaha dalam upaya pemenuhan hak anak dan memastikan sinergi dengan program pemerintah dalam konteks Kota/Kabupaten Layak Anak.

“Kami ingin melihat anak-anak di Kabupaten Pasuruan, di masa depan bernasib lebih baik. Banyak pihak yang ingin kami ajak, salah satunya perusahaan,” katanya.

Kehadiran asosiasi ini diharapkan bisa memerhatikan hak-hak anak seperti hak untuk sekolah, bermain, berekreasi, dan sebagainya. Sehingga mendapatkan kehidupan yang lebih layak, dan anak-anak dapat menikmati hak tumbuh kembang mereka.

“Maka dari itu, kami ingin agar secepatnya bisa segera terbentuk. Karena perusahaan di Kabupaten Pasuruan jumlahnya banyak sekali, dan bisa diarahkan melalui program CSR nya,” tegas Gus Mujib-sapaan akrab Wabup Mujib Imron.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinas KB-PP Kabupaten Pasuruan, Henda Sulkhah menjelaskan, dunia usaha berperan sangat penting dalam pemenuhan hak anak karena beberapa alasan. Pertama, care givers (ayah, ibu) yang bekerja memerlukan dukungan dari policy perusahaan agar dapat secara maksimal memastikan tumbuh kembang optimal anak-anaknya bahkan sejak dalam kandungan.

 

Kedua, produk dan jasa yang dihasilkan dunia usaha, tidak dapat dihindari, akan menghasilkan dampak bagi tumbuh kembang anak secara langsung maupun tidak langsung.

“Ketiga, dunia usaha merupakan bagian dari anggota masyarakat yang memiliki kewajiban menjalankan program tanggung jawab sosial dalam berbagai bidang termasuk pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan hak anak,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Henda, dunia usaha harus ikut bertanggungjawab secara moral untuk mewujudkan anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia, serta terlindungi dari kekerasan, diskriminasi, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

“Tidak mudah mengelola lingkungan kerja yang ramah anak. Terlebih jika perusahaan itu mempekerjakan anak-anak atau memproduksi produk yang membahayakan kesehatan anak seperti perusahaan rokok,” tuturnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...