Berkat inovasi PANGKAL BEMO (Pengembangan Usaha Pangan Lokal Berbasis Mokaf), Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil meraih penghargaan Program Ekonomi Terpuji dalam anugerah detikJatim Awards 2024. Adapun kategori prestasi yang dicapai yakni Akselerator Ketahanan Pangan.
Perolehan apresiasi prestisius itu menyusul upaya peningkatkan produksi pangan secara konsisten melalui program yang dioptimalkan implementasinya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Sehingga mengantarkan Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis menerima Trophy Penghargaan dari Head of News detikcom, Elvan Dany Sutrisno di Dyandra Convention Center, Surabaya pada Senin (25/11/2024) malam.
Inovasi PANGKAL BEMO berupa produk turunan tepung Mocaf diolah menjadi beberapa produk makanan. Seperti Brownies Krispi dan Cookies yang dipasarkan hingga ke Papua, Batam dan Riau. Targetnya, mampu meningkatkan produksi pangan, memperbaiki gizi masyarakat, serta menguatkan ekonomi lokal.
Diwartakan sebelumnya, Pj. Bupati Nurkholis menyebutkan bahwa pengembangan usaha pangan lokal berbasis Mocaf sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan ketersediaan pangan lokal. Tentunya dengan menciptakan produk makanan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal.
"Karena Tepung Mocaf berpotensi sebagai bahan pangan lokal yang bebas gluten, Sumber karbohidrat kompleks, kandungan nutrisi tinggi, rendah lemak dan kolesterol, baik untuk pencernaan. Karena itu, inovasi usaha pangan lokal berbasis Mocaf harus dilanjutkan," jelasnya kepada Tim Penilai Award Peduli Ketahanan Pangan Jawa Timur 2024 kategori Inovasi Konsumsi Pangan Lokal pada tanggal 4 Oktober 2024.
Total ada 654 hektar lahan yang ditanami Ubi kayu dengan hasil panen 10.220 ton per hektar. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan konsisten mendorong petani agar tidak hanya menanam padi dan mengolah tanaman pangan nonberas. Berikut, menggelar beragam program pelatihan dan fasilitas pemasaran tanaman pangan nonberas. (Eka Maria)
Komentar