Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jaga Iklim Investasi, Pemkab Pasuruan Minta Kementerian ATR/BPN Tinjau Ulang RTRW

Gambar berita
17 Mei 2025 (18:12)
Pemerintahan
579x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk mendukung iklim investasi yang menjanjikan bagi investor, berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Pasuruan.

Salah satunya dengan bertolak ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jakarta, jumat (15/9/2025).

Di sana, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori diterima langsung oleh Wakil Menteri agraria dan Tata Ruang, Ossy Dermawan beserta jajaran direktorat Jenderal Tata Ruang.

Di hadapan Wamen, Gus  Shobih menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Pasuruan saat ini sedang mengkaji segala hal yang menghambat investasi. Salah satunya tentang tata ruang yang seringkali dikeluhkan investor saat berinvestasi di Kabupaten Pasuruan. 

Mulai dari tidak terjaminnya kepastian hukum, pola ruang yang tidak sesuai dengan realita di pangan, penetapan Kawasan resapan dan penetapan Kawasan Lahan Pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) yang memunculkan keberatan dari banyak pihak dan permasalahan lainnya. 

"Sampai adanya perbedaan batas administrasi yang digunakan dalam RTRW Kabupaten Pasuruan dengan RTRW Jawa timur dan kabupaten / kota berbatasan, " ungkapnya.

Semua kendala tersebut menurut Wabup Shobih pada akhirnya dikhawatirkan akan mengancam iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Pasuruan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten meminta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah ditetapkan dengan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 11 tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pasuruan untuk dilakukan Peninjauan Kembali.

"Kami ingin dengan segala hormat agar Pak Menteri meninjau kembali Permen tersebut. Karena ini demi peningkatan nilai investasi di Kabupaten Pasuruan," terangnya.

Menjawab Harapan pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jajaran Kementrian ATR/BPN sangat mengapresiasi. Kata Wamen, pihaknya siap mendukung serta bersinergi dengan

pemerintah daerah agar tata ruang di Kabupaten Pasuruan bisa sesuai harapanbanyak pihak.

"Sepanjang tetap menjaga keseimbangan pola ruang sebagaimana digariskan dalam regulasi, singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...