Untuk menjaga stabilitas harga pangan terutama menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus meningkatkan kemitraan lintas sektor. Diantaranya dengan Perum Bulog Divre V Malang.
Secara simbolis, jalinan kerjasama dituangkan dalam Nota Kesepakatan yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis. Turut mendampingi dalam kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti pada hari Kamis (12/12/2024) tersebut, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Mudah-mudahan harga-harga kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Pasuruan tetap terkendali. Apalagi Natal dan pergantian tahun baru sudah dekat. Sehingga masyarakat akan lebih tenang, kita juga akan lebih tenang," ujarnya.
Kata Pj. Bupati Nurkholis, ada beberapa strategi kebijakan yang sudah ditempuh Pemerintah Daerah dalam menekan laju inflasi. Khususnya dengan mengoptimalkan Operasi Pasar dan Pasar Murah yang acapkali dilaksanakan secara periodik di beberapa wilayah.
"Kegiatan Pasar Murah sudah rutin kita laksanakan. Termasuk di kawasan terdampak banjir di Kecamatan Rejoso, Winongan dan Grati. Berkat dukungan dari Perum Bulog Divre V Malang, Bank Jatim, KADIN dan stakeholders lainnya. Karena itu kami ucapkan terimakasih bantuan dari Bulog," imbuhnya.
Diketahui, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya memperkuat pengendalian inflasi melalui lima strategi. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan pengamanan produksi dan efisiensi rantai pasokan pangan.
Pertama, memperkuat produksi pangan dengan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur pengairan dalam rangka mengantisipasi dampak perubahan iklim. Kedua, mengakselerasi penerapan teknologi berbasis riset dalam mendukung digitalisasi pertanian (smart agriculture). Ketiga, mendorongnya investasi untuk meningkatkan nilai tambah produk.
Adapun strategi kebijakan keempat, memutakhirkan sistem dan infrastruktur logistik yang terintegrasi untuk mendukung kelancaran distribusi dan efisiensi rantai pasokan antar daerah. Kelima, memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga, tingkat pusat dan daerah guna mendukung upaya pengendalian inflasi. (Eka Maria)
Komentar