Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jumlah Pendaftar Haji di Kabupaten Pasuruan Terus Meningkat

Gambar berita
16 Maret 2022 (14:52)
Pelayanan Publik
4330x Dilihat
0 Komentar
admin

Jumlah pendaftar haji di Kabupaten Pasuruan terus meningkat setiap tahunnya.

Saking banyaknya, untuk para calon tamu Allah yang mendaftar haji di tahun ini, baru akan mendapatkan porsi keberangkatan 32 tahun lagi.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan, Syaikhul Huda mengatakan, untuk tahun 2021 kemarin misalnya. Jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang mendaftar haji sebanyak 2215 orang. 

Sedangkan per Januari hingga akhir pebruari lalu, sudah lebih dari 125 orang yang datang ke Kemenag Kabupaten Pasuruan untuk daftar haji. Apabila dibuat harian, setidaknya antara 2-6 orang.

"Tahun 2021 ada 2215 pendaftar. Kalau dipukul setiap hari nya, rata-rata antara 2-6 orang. Bahkan sehari ada yang sampai 10 orang untuk sekedar konsultasi atau bahkan langsung daftar haji," kata Syaikhul saat ditemui di kantornya, Rabu (16/03/2022) siang.

Dijelaskannya, banyaknya pendaftar haji di Kabupaten Pasuruan tak bisa diprediksi. Pun begitu dengan porsi keberangkatan. 

Untuk tahun ini misalnya. Kemenag Kabupaten Pasuruan belum mendapatkan pengumuman resmi dari pusat terkait jumlah kuota untuk jamaah calon haji yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima ini.

Hanya saja, Syaikhul menegaskan apabila haji tahun ini benar-benar dibuka, maka porsi keberangkatan haji adalah mereka-mereka yang urung berangkat di tahun 2020 lalu. 

Totalnya ada 1357 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1262 jamaah calon haji sudah melakukan pelunasan BPIH (biaya perjalanan ibadah haji), dan 95 diantaranya belum melunasi.

"Yang belum lunas bisa nantinya melunasi sampai keluar batas akhir pelunasan. Jadwalnya belum kami terima dari pusat," terangnya.

Saat ditanya perihal berapa biaya berangkat haji tahun ini, Syaikhul memperkirakan sekitar Rp 40 jutaan. Jumlah tersebut termasuk didalamnya biaya selama pemeriksaan prokes.

"Gak tau kalau sekarang, karena PCR swab sudah tidak diberlakukan lagi. Sekitar Rp 40 jutaan," tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Banjir Terjang 11 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Bantu Evakuasi Warga, Aktifkan Shelter Bencana Sampai Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus

Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua...

Article Image
Mas Rusdi Sidak Benyubiru. Warga Berebut Minta Foto

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke wisata pema...

Article Image
Sholat Ied di Masjid Agung Bangil. Mas Rusdi : Selamat Berlebaran Bersama Keluarga. Mohon doa agar Rencana Besar Pembangunan di Bangil Berjalan Lancar

Puluhan ribu umat islam melaksanakan ibadah Sholat Ied (Hari Raya Idul Fitri) 14...

Article Image
Sebulan Penuh Ramadhan. RSUD Grati Bagi-Bagi Takjil Keluarga Pasien Rawat Inap

Apa yang dilakukan RSUD Grati patut diacungi jempol.Pasalnya, setiap hari selama...

Article Image
Monitoring Posyan dan Pospam. Gus Shobih Himbau Pemudik Tak Terburu-Buru dalam Berkendara

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori bersama Forpimda Kabupaten Pasuruan melaksa...