Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan Punya Grojokan Limo, Pesona Pariwisata Baru Yang Menyegarkan Mata

Gambar berita: Kabupaten Pasuruan Punya Grojokan Limo, Pesona Pariwisata Baru Yang Menyegarkan Mata

Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan ternyata menyimpan pesona pariwisata yang istimewa.

Grojokan Limo, sebuah sungai di Dusun Krikilan, Desa Ngembe yang viral di dunia maya akhir-akhir ini.

Betapa tidak, sungai tersebut memiliki landscape yang indah, di mana aliran air yang turun ke bawah menghasilkan grojokan (kucuran atau pancuran) air hingga berjumlah lima, sehingga sangat bagus untuk difoto.

Kusaini, Kepala Dusun Krikilan menjelaskan, pemberian nama sungai dengan kata “Grojokan Limo”  tersebut adalah kesepakatan seluruh warga. Nama Grojokan sendiri diambil dari pancuran air yang berasal dari sungai atau disebut grojok, sedangkan limo diambilkan dari jumlah pancuran di sisi selatan sungai yang berjumlah lima.

“Ketika masyarakat datang pasti agak bingung, kok sepuluh pancuran tapi kenapa dinamai grojokan limo. Memang kalau dihitung secara keseluruhan, jumlah pancurannya memang sepuluh, tapi karena di sisi selatan ada lima pancuran dan itu paling indah, maka kita namai dengan grojokan lima,” katanya.

Diungkapkan Kusaini, sebelum akhirnya viral dan menjadi perbincangan banyak masyarakat, grojokan limo sudah ada sejak tahun 1980. Hanya saja, pada waktu itu masih satu grojokan, hingga lambat laut akibat sering tergerus banjir, maka batu-batuan di atas sungai tersebut pecah dan menghasilkan grojokan yang semakin banyak.

“Barulah sekitar tahun 2015, terbentuk grojokan di sisi selatan dan timur. Yang sebelah selatan membentuk lima grojokan dan sebelah selatan juga lima grojokan,” imbuhnya.

Barulah, keindahan Grojokan Limo itu baru viral dan menyedot perhatian para wisatawan berkat jepretan Yanto, salah satu warga sekitar yang mengupload foto plus video sungai kebanggaan masyarakat Desa Ngembe, beberapa waktu lalu. Kata Kusaini, setiap harinya Grojokan Limo selalu dikunjungi wisatawan, minimal 50-100 orang.

“Alhamdulillah, keberadaan Grojokan Limo membawa berkah bagi warga kami. Banyak yang jualan makanan atau minuman di sekitar Grojokan Limo, dan rencananya kami juga ingin mengembangkan wisata river tubing, semoga rencana ini akan terwujud,” ucapnya kepada Suara Pasuruan, Rabu (07/03/2018).

Sementara itu, untuk bisa sampai ke Grojokan Limo, para wisatawan harus berjalan kaki sejauh 300 meter dari area parkir dekat Balai Desa Ngembe dan melewati hamparan areal persawahan yang menyajikan pemandangan padi nan hijau dan meyegarkan mata. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...