Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kabupaten Pasuruan Punya Grojokan Limo, Pesona Pariwisata Baru Yang Menyegarkan Mata

Gambar berita
07 Maret 2018 (16:42)
Pariwisata
8406x Dilihat
0 Komentar
admin

Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan ternyata menyimpan pesona pariwisata yang istimewa.

Grojokan Limo, sebuah sungai di Dusun Krikilan, Desa Ngembe yang viral di dunia maya akhir-akhir ini.

Betapa tidak, sungai tersebut memiliki landscape yang indah, di mana aliran air yang turun ke bawah menghasilkan grojokan (kucuran atau pancuran) air hingga berjumlah lima, sehingga sangat bagus untuk difoto.

Kusaini, Kepala Dusun Krikilan menjelaskan, pemberian nama sungai dengan kata “Grojokan Limo”  tersebut adalah kesepakatan seluruh warga. Nama Grojokan sendiri diambil dari pancuran air yang berasal dari sungai atau disebut grojok, sedangkan limo diambilkan dari jumlah pancuran di sisi selatan sungai yang berjumlah lima.

“Ketika masyarakat datang pasti agak bingung, kok sepuluh pancuran tapi kenapa dinamai grojokan limo. Memang kalau dihitung secara keseluruhan, jumlah pancurannya memang sepuluh, tapi karena di sisi selatan ada lima pancuran dan itu paling indah, maka kita namai dengan grojokan lima,” katanya.

Diungkapkan Kusaini, sebelum akhirnya viral dan menjadi perbincangan banyak masyarakat, grojokan limo sudah ada sejak tahun 1980. Hanya saja, pada waktu itu masih satu grojokan, hingga lambat laut akibat sering tergerus banjir, maka batu-batuan di atas sungai tersebut pecah dan menghasilkan grojokan yang semakin banyak.

“Barulah sekitar tahun 2015, terbentuk grojokan di sisi selatan dan timur. Yang sebelah selatan membentuk lima grojokan dan sebelah selatan juga lima grojokan,” imbuhnya.

Barulah, keindahan Grojokan Limo itu baru viral dan menyedot perhatian para wisatawan berkat jepretan Yanto, salah satu warga sekitar yang mengupload foto plus video sungai kebanggaan masyarakat Desa Ngembe, beberapa waktu lalu. Kata Kusaini, setiap harinya Grojokan Limo selalu dikunjungi wisatawan, minimal 50-100 orang.

“Alhamdulillah, keberadaan Grojokan Limo membawa berkah bagi warga kami. Banyak yang jualan makanan atau minuman di sekitar Grojokan Limo, dan rencananya kami juga ingin mengembangkan wisata river tubing, semoga rencana ini akan terwujud,” ucapnya kepada Suara Pasuruan, Rabu (07/03/2018).

Sementara itu, untuk bisa sampai ke Grojokan Limo, para wisatawan harus berjalan kaki sejauh 300 meter dari area parkir dekat Balai Desa Ngembe dan melewati hamparan areal persawahan yang menyajikan pemandangan padi nan hijau dan meyegarkan mata. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan...

Article Image
Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Berangkatkan 1400 Peserta Pasuruan Woman's Run 2026

Untuk pertama kalinya, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kab...

Article Image
Wujudkan Fasilitas Olahraga yang Layak dan Nyaman, Pemkab Pasuruan Perbaiki GOR Sasana Krida Anoraga

Gedung Olahraga (Gor) Sasana Krida Anoraga Raci, kini diperbaiki. Pemerinta...

Article Image
Salurkan Bakat Minat di Bidang Seni, Pemkab Pasuruan Gelar Kejuaraan Drumband Street Parade Bupati Cup 2026

Puluhan grup marching band SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Pasuruan mengi...

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...