Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Gambar berita
12 Agustus 2026 (16:14)
Lingkungan
507x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeri (TNBTS, dan terus meluas ke wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan kobaran api yang awalnya terjadi di kawasan Bukit Dingklik, kini merembet ke titik wisata Bukit Cinta. Bahkan besaran api yang membakar disertai kepulan asap yang membumbung tinggi.

"Sampai hari ini masih terjadi kebakaran, utamanya sekarang menjalar ke Bukit Cinta, apinya cukup besar dan merembet cepat sekali," katanya.

Dengan kejadian ini, tim gabungan ekstra waspada agar titik api tidak tembus ke kawasan wisata vital lainnya. Seperti Bukit Kingkong hingga Puncak Penanjakan.

Kata Sugeng, Pemkab Pasuruan menyiagakan 6 kendaraan damkar dan 6 mobil tangki air untuk melakukan pemadaman secara manual dan berjaga di wilayah yang berdekatan dengan rumah penduduk.

Selain itu, ratusan personel gabungan TNI, POLRI, BPBD, BNPB,Satpol PP, TNBTS sampai relawan dan masyarakat peduli api juga bahu membahu semaksimal mungkin melakukan pemadaman manual maupun lewat helikopter. 

"Sampai sekarang pemadaman air terus kita lakukan. Dan kami berterima kasih dari BPBD Jatim dan BNPB yang juga melakukan water boombing di lokasi kebakaran," imbuhnya.

Hanya saja, pasokan air di wilayah pegunungan agak kesulitan, sehingga membuat petugas harus ekstra keras mengerahkan tenaga untuk mengambil air dari wilayah bawah.

Kata Sugeng, meski begitu, seluruh petugas tetap semangat demi dapat memadamkan si jago merah. Berbekal selang panjang yang terhubung langsung ke armada mobil damkar, petugas bertaruh nyawa menyemprotkan air di curamnya tebing.

"Kita kesulitan pasokan air karena letaknya di pegunungan, namun demikian kita bekerja keras seluruh elemen tak kenal lelah," imbuhnya. 

​Tak hanya gempuran dari darat, serangan udara water bombing juga dikerahkan untuk padamkan api.

Hingga berita ini ditulis, helikopter pemadam sudah melakukan lima kali manuver penyiraman (dropping air).

Setiap kali mengangkut air, helikopter tersebut mengelontorkan sekitar 1.000 liter air di atas titik-titik api yang sulit dijangkau manusia. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Arumi Bachsin, Ning Nawal dan Gus Azmi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad S...

Article Image
3 Hari Berturut-Turut, Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah

Dalam rangka membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjang...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Buka Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2026

Ratusan bonsai unik dan menarik meriahkan Pameran dan Kontes Bonsai Nasional PPB...

Article Image
Kunjungi Wilayah Terdampak Kekeringan bersama Mas Rusdi. Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Salat Istiqa'

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Pasuruan, Rusdi Sut...

Article Image
3000 Runners dari 26 Negara Ramaikan Bromo Marathon 2026

Untuk yang ketiga belas kalinya, event lari bertaraf internasional, Bromo Marath...