Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KEMBALI, BANJIR KEPUNG KOTA DAN KABUPATEN PASURUAN

Gambar berita
12 Januari 2017 (13:45)
Umum
5691x Dilihat
0 Komentar
admin

Banjir kembali mengepung Kota dan Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/01) malam.

Setidaknya ada ribuan rumah di 9 kecamatan terendam banjir,  yakni Pandaan, Bangil, Pohjentrek, Nguling, Grati, Winongan, Pohjentrek, Kraton, dan Kota Pasuruan. Dari ketujuh wilayah tersebut, rata-rata ketinggian air mencapai 30 - 65 sentimeter.

Dari pantauan di lapangan, selain menerjang pemukiman warga, banjir kali ini juga merendam sejumlah masjid, musala, bahkan hingga pelayanan sekelas puskesmas (pusat kesehatan masyarakat). Bahkan, di Puskesmas Grati, air merendam ruang perawatan hingga mencapai 30 sentimeter. Banjir di Puskesmas sempat membuat aktivitas terganggu. Sejumlah ruang perawatan terendam dan memaksa pasien harus rela dirawat di atas genangan air hujan. Hujan yang terjadi memang sangat deras dan intensitasnnya pun cukup lama, lebih dari tiga jam hujan mengguyur kawasan Pasurua Kabupaten dan Kota.

Bahkan, banjir juga merendam sejumlah jalan - jalan nasional, provinsi, atau kabupaten yang setara jalan pedesaan yang ada di Kota dan Kabupaten Pasuruan. Jalan ini tidak bisa dilalui. Bahkan, arus lalu lintas sempat lumpuh karena jalan menuju Probolinggo atau sebaliknya di Kraton tidak bisa dilalui.

Ironisnya, banjir kali ini terpaksa menguras kesabaran para pengendara, baik roda dua maupun roda empat. Salah satunya adalah Wahid (43), salah satu supir truk asal Lumajang yang terpaksa meninggalkan kendaraan yang dibawanya menuju Surabaya.

“Ya mau gimana lagi, terpaksa menunggu lama, karena kalau mau atret juga harus menunggu kendaraan lainnya. Lebih baik saya turun, cari makan di warung,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wisye. Pria asal Sidoarjo ini sudah dua jam terjebak macet di Kraton. Niatannya untuk menghadiri acara kawinan salah satu saudaranya terpaksa ditunda, lantaran terjebak di tengah kemacetan.

“Acara nikahan besok pagi mas, tapi macetnya kayak gini dan kendaraan susah mundur, terpaksa saya tunda besok siang saja,” terangnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...