Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kendalikan Laju Inflasi Jelang Ramadhan, Pemkab Pasuruan Gelar High Level Meeting

Gambar berita
23 Februari 2024 (03:29)
Pelayanan Publik
1795x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Untuk mengendalikan laju inflasi daerah terutama menjelang Ramadhan 2024/1445 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Pasuruan kian intens melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Diantaranya dengan menyelenggarakan High Level Meeting.

Kegiatan yang dibuka sekaligus dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto tersebut diikuti oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah di Ruang Rapat Mpu Sindok, Gedung Graha Maslahat Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/2/2024) pagi. Turut hadir dalam forum diskusi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan. Perum Bulog dan Bank Indonesia Cabang Malang dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan.

Saat memberikan arahan dan paparan, Pj. Bupati Andriyanto langsung memberikan penekanan terkait harga kebutuhan pokok, terutama pada hari tertentu. Oleh karenanya perlu dikendalikan agar ketersediaan barang tercukupi dan harga tidak semakin naik.

"Ada saat dimana harga tidak bisa dikendalikan saat event-event tertentu, seperti mendekati bulan Ramadhan. Atau saat Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri. Ini harus kita pertahankan level inflasi kita dibawah Jawa Timur," katanya.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan data yang ada, bahwa capaian realisasi inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Pasuruan sepanjang tahun 2023 dalam tahap stabil dan terkendali. Capaian itu tidak lepas dari sinergi yang kuat berbagai pihak dalam pengendalian harga ditengah ketidakpastian yang masih tinggi.

Di sisi lain, Pj. Bupati Pasuruan juga berharap,  Pemerintah Daerah memiliki cadangan biaya tak terduga untuk mengatasi masalah inflasi. Dengan adanya cadangan biaya dimaksudkan untuk tetap menjaga kestabilan harga.

"Kita harus ada biaya tak terduga untuk inflasi. Paling tidak kita punya cadangan anggaran untuk itu," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan 4 langkah dalam upaya mengendalikan inflasi pada tahun 2024 ini. Langkah-langkah tersebut seperti melakukan optimalisasi Operasi Pasar dan Pasar Murah. Berikut, melakukan Gerakan Penanggulangan Kerawanan Pangan (GELANG KEPANG) yang dilakukan dengan Gerakan Penanaman Bibit Cabai.

"Kita juga harus memastikan kelancaran distribusi. Seperti penguatan koordinasi dan monitoring dalam distribusi pangan, penguatan kerjasama antar daerah dan yang tidak kalah penting adalah komunikasi yang efektif antar lembaga," pungkasnya. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Satpol PP, PN Bangil dan Bea Cukai Pasuruan Razia Peredaran Rokok Illegal di Rembang

Satpol PP Kabupaten Pasuruan bersama kantor Kantor Bea Cukai Pasuruan dan Kejaks...

Article Image
Perdana. Mas Rusdi - Gus Shobih Safari Ramadhan Bersama Forpimda dan Ulama

Perdana, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan bersama Forkopi...

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...