Perhelatan Gebyar Seni Insan Pendidikan Maslahat 2023 sebagai ruang apresiasi sekaligus media berekspresi bagi para para pengajar dan peserta didik. Maka dari itu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan untuk mengagendakannya secara berkelanjutan.
"Acara ini penting diselenggarakan sebagai ruang apresiasi bagi para guru dan insan pendidikan. Anak-akan kita berikan ruang berekspresi. Lagu itu adalah salah satu alat untuk mensosialisasikan program kerja dan memotivasi kita semua. Ada makna dalam lirik lagunya, termasuk lagu Pasuruan Gumuyu," kata Bupati Irsyad dalam acara Gelar Seni Budaya Insan Pendidikan yang dilaksanakan di Gedung Maslahat, Sabtu (6/5/2023) malam.
Menurut Kepala Daerah, adalah sebuah kewajiban bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melestarikan budaya. Terlebih dengan hadirnya program Merdeka Belajar yang saat ini diaplikasikan untuk memajukan dunia pendidikan di tanah air.
"Terimakasih untuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan bersama seluruh insan pendidikan yang terus berupaya memajukan kualitas pendidikan anak-anak kita. Kurikulum Merdeka Belajar bisa dikombinasikan dengan kearifan kesenian lokal sebagai upaya pelestarian budaya," pinta Gus Irsyad sapaannya.
Ditambahkannya, bahwa mempertahankan kebudayaan menjadi kewajiban bersama lintas generasi. Hal itu juga yang perlu diperhatikan betul oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan untuk kemudian diimplementasikan dalam program kegiatan ke depannya.
"Tadi ada Kuda Monel Sodor. Dan budaya-budaya lokal. Ditambah lagi kolaborasi dan penampilan dari insan pendidikan Kabupaten Pasuruan yang luar biasa. Saya berpesan kepada Bapak Ibu Guru agar mendidik anak-anak kita dengan kurikulum Merdeka Belajar. Memberikan ruang untuk berekspresi, bagaimana mendidik dengan Merdeka Belajar. Ditambah dengan profesionalisme, ada yang namanya Guru Penggerak," pesan Bupati.
Di sisi lain, Gus Irsyad juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh insan pendidikan Kabupaten Pasuruan atas kontribusinya dalam mendidik generasi bangsa. Sekaligus menitipkan pesannya agar selalu produktif dalam berinovasi, memaksimalkan kemampuan sebagai bekal untuk memajukan pendidikan.
"Selamat Hardiknas yang dirangkai dari acara seremonial upacara. Terimakasih kepada insan pendidikan yang sudah membantu program-program pendidikan selama 10 tahun terakhir. Implementasi dari visi misi saya sebagai Bupati Pasuruan. Mulai Wak Muqidin juga program lainnya," pungkas Gus Irsyad dalam acara yang berlangsung sangat meriah tersebut.
Kemeriahan suasana semakin bertambah ketika Bupati menyerahkan apresiasi kepada para pemenang beberapa lomba vokal grup yang dikompetisikan. Masing-masing untuk kategori Favorit/ liker terbanyak yang dimenangkan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Grati; kategori Balance dimenangkan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Sukorejo; kategori Video Clip dimenangkan oleh KKKS Gempol. Sedangkan HIMPAUDI Bangil unggul dalam kategori Kekompakan Gerakan; SMP Muhammadiyah Gempol untuk kategori Kearifan Lokal dan SMPN 1 Pandaan menang untuk kategori Aransemen.
Lebih lanjut, KKKS Beji keluar sebagai pemenang kategori Busana Terbaik; KKKS Sukorejo terbaik untuk kategori Kreatifitas serta IGTKI Prigen untuk kategori Improvisasi. Terakhir, kategori Harmonisasi dimenangkan oleh KKKS Pandaan. Setiap pemenang memperoleh uang pembinaan senilai Rp 750 Ribu. (Eka Maria)
Komentar