Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kodim 0819 Pasuruan Dropping Air Bersih ke Desa Krisis Air Bersih

Gambar berita
09 Juli 2019 (13:16)
Pelayanan Publik
2913x Dilihat
0 Komentar
admin

Selain BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dropping air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pasuruan, juga mulai banyak dilakukan oleh pihak lain.

Salah satunya seperti yang dilakukan Kodim 0819 Pasuruan dan PT SIER di Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Selasa (09/07/2019). Sejumlah personel dengan dibantu warga sekitar, bahu membahu membantu pendistribusian air bersih ke titik pengumpulan air.

Bahkan, Dandim (Komandan Kodim) 0819 Pasuruan, Letkol Ar Burhan Fajari Arfian juga terlihat membantu warga dalam mengisi drum-drum air milik warga yang sudah disiapkan.

Menurut Burhan, dropping air bersih menjadi salah satu upaya TNI Manunggal Desa untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan. Termasuk masalah kekeringan di Kabupaten Pasuruan.

“Dari laporan yang kami dapatkan, ada sekitar 23 desa yang berpotensi kekeringan di 7 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Maka dari itu, kegiatan dropping air bersih ini kami lakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat dan membantu upaya Pemkab Pasuruan dalam mengatasi kekeringan,” kata Burhan, di sela-sela kegiatan.

Selama pendistribusian air bersih, pihaknya dengan diback up PT SIER telah menyiapkan 1 unit tangki air bersih berisikan 5000 liter. Buirhan berharap, air tersebut dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat untuk berbagai keperluan. Seperti mandi, masak, air minum dan kebutuhan penting lainnya.

“Silahkan dibagi secara merata. Jangan berebut, biar semua kebagian. Karena kebutuhannya sama antara warga satu dengan yang lain,” jelasnya.

Di sisi lain, datangnya tangki pengisi air seperti surga bagi warga terdampak. Supriyatin (32), salah satu warga Desa Jeladri mengaku antusias untuk mengantri agar mendapatkan jatah air. Lantaran sudah hampir 1 bulan dirinya kesulitan mendapatkan air bersih.

“Ya syukur mas, karena bantuan air bersih sudah kami terima dari atas, meskipun sebulan bayar dua ribu, tapi gak papa,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan.

Supriyatin mengaku mendapatkan jatah air sebanyak 4-5 drum dalam satu hari yang langsung digunakan untuk keperluan memasak, mandi dan air minum.

“Ya dicukup-cukupin mas. Alhamdulilah daripada tidak dapat bantuan, karena air bersih ini sangat kami inginkan,” imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...