Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Korban Tenggelamnya Kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali dari Kabupaten Pasuruan, Ditemukan

Gambar berita
12 Juli 2025 (14:58)
Umum
2540x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Salah satu korban tragedi tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali yang merupakan warga Kabupaten Pasuruan, akhirnya ditemukan. 

Dia adalah Muhlason (50), warga Dusun Brambang RT 01 RW 01, Desa Gondang Wetan, Kecamatan Gondangwetan. 

Kabar ditemukannya korban diterima oleh pihak keluarga pada Jumat (11/7/2025) sore kemarin. 

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Dusun Brambang, Toyib, yang membenarkan bahwa korban merupakan salah satu warganya.

"Kemarin ketemunya. Saya dapat info sekitar jam setengah empat sore," ujar Toyib saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7/2025). 

Menurut Toyib, identifikasi awal dilakukan berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian korban yang dikenali oleh keluarga. Dari identifikasi tersebut, didapatkan ada kecocokan hingga 80 persen dari pakaian yang dikenakan almarhum, termasuk kaos dalam dan celana. 

"Kalau dari keluarga, ciri-ciri dari baju, baju dalam, kaos. Selain itu, di dekat tali pusarnya ada tanda lahir. Itu yang membuat pihak keluarga yakin," jelasnya.

Lebih lanjut, pihak keluarga menurut Toyib juga memastikan identitas korban melalui hasil tes DNA, yang memperkuat dugaan bahwa jenazah tersebut adalah Muhlason.

Kini, jenazah telah sampai di rumah duka di Desa Kersikan, Gondang Wetan, yang merupakan rumah orang tua Muhlason. Rencananya, pemakaman juga dilakukan di sana setelah sholat ashar. 

"Dimakamkan di Kersikan, di rumah orangtuanya," kata Toyib.

Diketahui, Muhlason dikenal sebagai sosok pekerja keras. Sehari-hari ia bekerja sebagai tukang mebel dan kerap ikut juragannya saat melakukan pengiriman pesanan ke Bali.  

Almarhum meninggalkan dua orang anak, laki-laki dan perempuan, yang kini telah berkeluarga. 

Diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu malam, 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.20–23.35 WIB, di perairan Selat Bali. Kapal naas tersebut mengalami kebocoran di ruang mesin hingga menyebabkan blackout total, kemudian miring dan tenggelam dalam kondisi gelombang tinggi. Kapal diketahui sedang berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali. 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pimpin Upacara Hari Jadi ke 1097. Bupati Mas Rusdi Ajak Wisatawan Berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Bertepatan dengan Hari Jadi ke 1097, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upa...

Article Image
Perkuat Sinergi dengan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Gus Shobih Sambut Silaturahmi TNI AU Lanud Muljono

Gus Shobih apresiasi langkah silaturahmi dan anjangsana yang dilakukan jajaran T...

Article Image
Komandan LANUD TNI Muljono Persilahkan Santri Pasuruan Daftar Jadi TNI

Lulusan Pondok Pesantren tidak semuanya akan menjadi ustadz atau kiai. Sebalikny...

Article Image
Sambut 900 Mahasiswa Baru Universitas Yudharta, Mas Rusdi Tekankan Literasi Digital dan Karakter

Pembukaan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Pendidikan (Pasopati) Universitas Yudh...

Article Image
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Kedungbanteng - Wonokerto

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara bertahap terus melakukan pemeliharaan berka...