Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kurangi Potensi Banjir Saat Penghujan, Pemkab Pasuruan Intens Normalisasi Sungai di Sejumlah Wilayah

Gambar berita
07 Oktober 2026 (08:32)
Lingkungan
101x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar
Untuk mengurangi potensi banjir saat musim hujan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan menormalisasi sejumlah sungai di beberapa wilayah kecamatan.

Salah satu pekerjaan yang saat ini berjalan berada di wilayah Desa Toyaning dan Desa Arjosari di wilayah kecamatan Rejoso serta Desa Kedawungkulon dan Kedawung Wetan di wilayah Kecamatan Grati. 

Pekerjaan normalisasi tersebut dilaksanakan oleh CV Gatra Ideal. Perwakilan CV Gatra Ideal, Iqbal mengatakan, pelaksanaan pekerjaan di lapangan sejauh ini berjalan lancar. Dalam artian tidak ada kendala berarti yang menghambat proses normalisasi.
 
Bahkan, ia menargetkan pekerjaan normalisasi di lokasi tersebut dapat diselesaikan pada pertengahan Oktober.

“Kami upayakan agar penanganan dapat segera tuntas sebelum curah hujan meningkat,” kata Iqbal di sela-sela mengawasi proyek, Rabu (7/10/2026).
 
Sementara itu, Kabid Sumber Daya Air Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan Bensu Roa Priyadi mengatakan, beberapa paket pekerjaan normalisasi saat ini dikerjakan secara serentak. Mulai wilayah Rejoso, Kraton, Winongan, dan Grati.
 
"Sesuai instruksi Bupati, daerah yang selama ini berpotensi dan rawan banjir harus menjadi prioritas penanganan normalisasi,” imbuhnya. 

Dijelaskan Bensu, normalisasi diperlukan untuk menjaga kelancaran aliran air. Apalagi kondisi sungai yang mengalami pendangkalan maupun terdapat material yang menghambat aliran, dapat memengaruhi kemampuan sungai. Utamanya dalam menampung dan mengalirkan debit air ketika hujan turun.

Oleh karena itu, penanganan dilakukan lebih awal agar kondisi sungai lebih siap menghadapi peningkatan debit air.

"Normalisasi juga menjadi upaya pemerintah dalam mengantisipasi genangan di kawasan yang memiliki potensi banjir," jelasnya. 

Bensu menambahkan, normalisasi menjadi salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi risiko banjir.

Penanganan dilakukan dengan melihat kondisi masing-masing sungai dan tingkat kerawanannya.

“Setelah normalisasi, kami berharap aliran air dapat berjalan lebih lancar sehingga sungai mampu mengalirkan debit air dengan lebih baik ketika hujan turun,” urainya. (emil)

 

Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
38 Pelaku Ekonomi Kreatif dan UMKM Terima Sertifikat HAKI Hasil Pendampingan Pemkab Pasuruan

Untuk mendorong kesadaran para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM akan pentingnya p...

Article Image
Jelang Liga Nusantara 2026, Dukungan Sponsor untuk Persekabpas, Terus Bertambah

Jelang dimulainya Liga Nusantara musim 2026/2027, Persekabpas Pasuruan mendapat...

Article Image
Kurangi Potensi Banjir Saat Penghujan, Pemkab Pasuruan Intens Normalisasi Sungai di Sejumlah Wilayah

Untuk mengurangi potensi banjir saat musim hujan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Ma...

Article Image
Cintai Produk Pengrajin dan Desainer Lokal, Pokja III PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Lomba Fashion Show Batik Khas Daerah

Untuk mempromosikan, melestarikan, dan mencintai produk batik dari para pengraji...

Article Image
Merita Rusdi Lantik Pengurus Dekranasda Kabupaten Pasuruan Masa Bhakti 2025-2030

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...