Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mau Ngopi Sambil Berwisata, Yuk Datang ke Kampung Kopi Jatiarjo

Gambar berita
01 Desember 2018 (15:49)
Pariwisata
8436x Dilihat
0 Komentar
admin

Tahukah anda, di Kabupaten Pasuruan ada Kampung Kopi.

Namanya Kampung Kopi Jatiarjo yang berada di ketinggian 800 mdpl, tepatnya di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen. Mulai tahun 2008 lalu, seluruh warga sepakat untuk menyulap desa mereka menjadi Kampung Kopi. Tujuannya tak lain agar desa mereka semakin popular dan dikenal oleh wisatawan, khususnya penikmat kopi di seluruh nusantara.

Kepala Desa Jatiarjo, Sareh Rudianto mengatakan, sebelum seperti sekarang, banyak perjuangan untuk merubah pola hidup yang awalnya perambah hutan menjadi petani kopi dan peladang.

“Kami dulu bersama Perhutani dan PT Tirta Investama membagikan bibit secara gratis  tapi ditolak oleh masyarakat. Tapi lambat laun setelah petani yang menanam dan merasakan manfaatnya, sekarang bibit tanaman malah harus membeli,” kata Sareh saat menghadiri Media Gathering yang dilaksanakan PT Tirta Investama di Kampung Kopi Jatiarjo, Sabtu (01/12/2018).

Dikatakan Sareh, dari 3 dusun di Jatiarjo, yakni Dusun Cowek, Tegalkidul dan Tonggowa, sebanyak 100 petani telah mengembangkan 30.000 tanaman kopi robusta dan Arabica di lahan seluas 100 hektar. Dari kedua jenis kopi tersebut, lebih banyak ditanam kopi robusta dengan prosentase 70%.

“Kalau arabica harus ditanam di ketinggian 1000 mdpl, sehingga karena Jatiarjo di bawah 1000 mdpl, maka kita lebih banyak menanam kopi robusta,” singkatnya.

Dengan banyaknya tanaman kopi di Desa Jatiarjo, fungsi konservasi untuk lereng Gunung Arjuno sebagai daerah resapan air bagi sebagian Kabupaten Pasuruan, khususnya Purwosari, Gempol dan Pandaan, terpenuhi. Kata Sareh, perkembangan Kampung Kopi Jatiarjo akan semakin besar apabila didukung oleh semua pihak.

“Untuk tahun 2018 kami gunakan Dana Desa (DD) untuk pembibitan 5000 tanaman kopi, dan tahun 2019 tambah lagi sebanyak 20.000 bibit kopi. Semoga tahun depan ada bantuan dari Pemkab Pasuruan untuk mengembangkan Jatiarjo menjadi Kampung Kopi yang semakin populer,” jelas dia.

Sementara itu, External Relation Regional lll Danone-AQUA, Budi Hartono menegaskan inisiatif masyarakat Jatiarjo patut diapresiasi.

“Kemauan untuk berubah dari pemanfaat hutan menjadi peladang kopi membutuhkan dukungan dari banyak pihak, AQUA membantu mendorong sejak 2008 untuk bisa terwujud saat ini”, ujar Budi.

Menurutnya, yang menjadi tantangan saat ini adalah hasil kopi yang langsung dijual kepada pembeli luar, padahal apabila dikelola dan dibranding dengan merek Jatiarjo, kemungkinan akan bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat Jatiarjo sendiri.

“Tahun 2018 ini ladang kopi di Jatiarjo mampu menghasilkan 150 ton kopi dan terus berkembang. Kalau kopinya bisa dikelola dan dibranding sampai maksimal sehingga semua orang tahu tentang Kopi Jatiarjo, maka itu jelas akan memberikan dampak yang sangat luar biasa ke depannya,” tambahnya. (emil)

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...