Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Overload Pasien Covid-19, Layanan IGD RSUD Bangil Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Gambar berita
07 Juli 2021 (17:17)
Kesehatan
4288x Dilihat
0 Komentar
admin

Mulai hari ini, Layanan IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Bangil diberlakukan sistem buka tutup.

Pemberlakukan ini terpaksa dilakukan, lantaran jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangil melebihi kapasitas tempat tidur (TT), baik pasien yang berada di ruang isolasi biasa maupun ruang intensif seperti HCU/ICU.

Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina mengatakan, pemberlakukan sistem buka tutup layanan IGD mulai dilakukan sejak pukul 15.00 sampai ada pengumuman lebih lanjut. 

Dalam prakteknya, begitu pasien di IGD berhasil dipindah ke ruang perawatan (ruang intensif atau isolasi), maka barulah bisa dibuka layanan di IGD dengan memasukkan pasien baru yang datang dengan keluhan apapun.

"Dilihat dulu, kalau masih penuh, ya tidak kita terima dulu. Tapi kalau ada pasien di IGD yang dipindah ke ruang perawatan, maka kekosongan tt di IGD bisa langsung diisi pasien baru," kata dr Arma, di sela-sela kesibukannya, Rabu (07/07/2021).

Selama pemberlakuan sistem buka tutup ini, RSUD Bangil dibantu oleh anggota TNI dan POLRI. Dijelaskan Arma, keberadaan TNI POLRI menjadi sangat penting agar bisa memberikan pemahaman sekaligus membantu alur pelayanan semaksimal mungkin.

"Kita ada petugas pengamanan di RS . Tapi sesuai petunjuk Bapak Bupati, maka ditambah dengan anggota TNI POLRI untuk membantu penjagaan di depan IGD," terangnya.

Di RSUD Bangil, total tempat tidur yang menampung pasien Covid-19 di ruang isolasi sebanyak 162. Sedangkan tt di ruang ICU/HCU sebanyak 20. Kata Arma, seluruh tempat tidur tersebut sudah full pasien.

Sedangkan di IGD sudah terjadi penumpukan pasien hingga mencapai 40 orang. Jumlah tersebut tidak wajar, dalam artian berada di ambang batas pelayanan maksimal yang bisa dilayani.

"Kalau maksimal, standartnya 24. Ini sudah tidak wajar, karena nakes kita yang kewalahan melayani pasien," singkatnya.

Dengan pemberlakukan sistem ini, RSUD Bangil meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Hanya saja, lantaran kondisi yang sangat tidak memungkinkan, mau tidak mau apabila ada pasien baru yang datang ke IGD RSUD Bangil, maka diarahkan untuk mencari rumah sakit lain yang bisa menampungnya.

"Dengan kerendahan hari, kami sarankan ke rumah sakit lain, karena kita tidak bisa menolong. Ini sudah di luar kemampuan maksimal kami," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Taman Chandra. Pilihan Satu-Satunya Tempat Wisata Gratis Mulai Sore sampai Malam

Masih bingung mencari tempat wisata yang super duper meriah di Pasuruan?Jawabann...

Article Image
Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Shobih Gowes Bareng Polres Pasuruan dan Santri PP Dalwa

Polres Pasuruan menggelar kegiatan Gowes Bareng Ulama dan Umaro pada Jumat, 26 J...

Article Image
Remaja Lekok Ini Bersyukur Jadi Pelajar Sekolah Rakyat. Pendidikan Fokus, Orang Tua Diberdayakan

Program pendidikan Sekolah Rakyat (SR) terbukti memberikan banyak hal baik bagi...

Article Image
Tutup Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP. Mas Rusdi : Kita Bangun Fondasi Sepakbola secara Berjenjang, Elit dan Disegani

Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP Sederajat se-Kabupaten Pasuruan t...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan Baznas Gelar Gebyar 10 Muharram "Bahagia Bersama Anak Yatim"

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggel...