Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Panglima TNI Ajak Masyarakat Lestarikan Wayang Kulit Sebagai Warisan Dunia Asli Indonesia

Gambar berita
04 September 2023 (15:56)
Budaya
2418x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk yang kedua kalinya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berkunjung ke Kabupaten Pasuruan. 

Kali ini, orang nomor satu di jajaran TNI ini menghadiri Pagelaran Wayang Kulit sinergitas TNI, POLRI, Santri dan Masyarakat di Ponpes Ngalah, Kecamatan Purwosari, Sabtu (02/09/2023) kemarin.

Dari pantauan di lapangan, Panglima hadir didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny Veronica Yudo Margono; didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf. 

Kedatangannya disambut Pengasuh Ponpes Ngalah, KH Moh Soleh Bahrudin bersama Nyai Hj Saada; Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dan yang lainnya.

Pendiri Pondok Pesantren Ngalah, KH. Moh. Sholeh Bahruddin mengatakan acara pagelaran wayang kulit ini, selain bertujuan melestarikan budaya, juga menjadi momen penting bagi sinergitas antara sektor militer, masyarakat, dan dunia pendidikan. 

"Sasaran akhirnya adalah menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif dalam rangka peningkatan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Acara ini tidak hanya sarat dengan pesan-pesan sinergitas namun, juga menjadi media pelestarian budaya Indonesia. Khususnya Wayang Kulit. Kata Panglima, wayang kukit menjadi warisan budaya Indonesia yang harus dibanggakan dengan sangat. 

"Wayang kulit ini adalah warisan budaya yang menjadi kebanggaan negara Indonesia. Kita harus melestarikannya. Jangan sampai anak cucu kita tidak mengenali wayang ini," katanya. 

Dalam sambutannya, Panglima mengajak masyarakat untuk selalu membina hubungan baik dengan TNI dan menjaga kesinambungan warisan budaya Indonesia, seperti wayang kulit.

"Kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa sekuat mungkin sampai titik darah penghabisan," tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf menyampaikan bahwa TNI-Polri, santri, masyarakat memiliki peran penting dan harus selalu bekerja sama untuk menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis serta melestarikan budaya Indonesia.

"Pagelaran wayang kulit ini sejalan dengan semangat tersebut sehingga kita harus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bangsa," ujarnya.

Sementara itu, di sela-sela acara tersebut, Panglima juga meresmikan  gedung merah putih Universitas Yudharta yang berada di dalam lingkungan Pondok Pesantren Ngalah. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Investor China Siap Tanam Modal 25 Triliun di Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan kian dilirik para investor asing yang ingin menanamkam modaln...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan RKB, Ruang Makan dan Asrama SMAN Taruna Madani Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan ruang kelas baru, ruang...

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...