Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pantau Operasi Pasar Pangan Murah. Bupati Mas Rusdi Pastikan Harga Yang Dijual Di bawah HET

Gambar berita
04 Maret 2025 (07:20)
Ekonomi
1225x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo memantau jalannya operasi pasar pangan murah yang dilaksanakan di Gerai Kantor Pos Bangil, Selasa (4/3/2025) siang.

Monitoring tersebut menjadi salah satu cara Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini untuk mengetahui perkembangan harga sejumlah bahan pokok yang kerapkali naik, khususnya saat mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Pantauan di lokasi, begitu datang, Mas Rusdi langsung mengecek ketersediaan komoditas yang dijual. Seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging ayam.

Menurutnya, semua komoditas yang dijual dalam operasi pasar selalu laris dibeli oleh masyarakat . Terlebih pembelian setiap komoditi dibatasi, seperti contohnya pembelian minyak goreng maksimal 2 liter per tiap konsumen dan seterusnya.

"Tadi saya lihat sudah hampir habis, dan pas saya tanyakan, setiap hari selalu habis hanya dalam hitungan 1-2 jam saja," ucapnya.

Ditambahkannya, semua harga komoditas yang dijual dalam operasi pangan sangat terjangkau dan masih di bawah harga eceran tertinggi (HET).  Seperti minyakita yang dijual Rp 14.700 per liter, gula konsumsi di harga Rp 15.000 per kg, beras premium 5 kg hanya dijual sebesar Rp 72 ribu, serta daging ayam per 1 kg dijual Rp 34 ribu.

"Menariknya, operasi pasar ini untuk masyarakat luas ya, bukan untuk trader. Jadi ketersediaan pangan kita cukup, sudah kita hitung semua. Tinggal kita pastikan sampai ke semua titik itu," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala PT POS Indonesia Pasuruan, Mahyuda Fatkhul Yaqin menambahkan, operasi pasar pangan murah digelar setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 11.00 waktu setempat sampai 29 Maret 2025 atau H-3 Idulfitri 1446 Hijriah.

Adapun pangan pokok strategis yang diprioritaskan dijual dengan harga khusus antara lain Minyakita, bawang putih, gula konsumsi, daging ayam beku, dan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ataupun beras premium.

Nantinya, jika operasi pasar ini berhasil, maka akan menjadi rutinitas program negara dalam rangka mempertahankan nilai jual komoditi yang sampai sekarang masih fluktuatif.

"Khususnya beras sebenarnya yang dijual SPHP, tapi sekarang masih pengisian, jadi sementara yang kami terima dari Bulog beras premium, tapi harganya di bawah HET," tambahnya. (emil)

.


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...