Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pekan Panutan Pajak dan ETPD. Cara Pemkab Pasuruan Tingkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Pembayaran

Gambar berita
16 Oktober 2024 (05:07)
Pelayanan Publik
1113x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Pekan Panutan Pajak dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Selasa (15/10/2024) malam.

Acara tersebut dilaksanakan di Gedung Sentra Produk Unggulan Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh Pj Bupati Pasuruanm Nurkholis; Kapolres Pasuruan, AKBP Teddy Chandra; Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh Noor Iskak dan anggota Forpimda lainnya, serta Perwakilan dari Bank Indonesia Malang maupun Bank Jatim.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Nurkholis mengatakan, Pekan Panutan Pajak dan ETPD merupakan wujud komitmen Pemkab Pasuruan dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat. Utamanya terhadap pembayaran pajak daerah yang merupakan salah satu komponen utama dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Dengan adanya Pekan Panutan Pajak Daerah dan ETPD, kita semua dapat mencontoh yang baik dalam hal kepatuhan pembayaran pajak dan turut berharap dalam ETPD di Kabupaten Pasuruan," katanya.

Perihal pajak daerah, Pemkab Pasuruan menurut Nurkholis senantiasa melakukan opaya optimalisasi melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. Di samping meningkatkan kualitas pelayanan yang cepat, praktis dan efisien.

Selain itu, Pemda juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. Sebab melalui pajak daerah, Pemerintah dapat membangun infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta layanan publik lainnya, serta menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat secara keseluruhan.

 "Kami memberikan kemudahan dalam proses pembayaran, termasuk optimalisasi layanan berbasis digital dan inovasi lainnya. Sehingga dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan," jelasnya.

Dalam hal ETPD, Nurkholis menegaskan bahwa Pemerintah telah menjadikan ETPD sebagai bagian dari upaya menciptakan transparansi, akuntabilitas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Kata dia, melalui ETPD, transaksi keuangan Pemkab akan semakin cepat, aman dan akuntabel.

"Sehingga mengurangi potensi kebocoran pendapatan dan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak secara online atau lewat QRis dan belanja daerah lewat Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).

Sementara itu, Febrina selaku Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang mengapresiasi gerak cepat Pemkab Pasuruan dalam merealisasikan KKPD. Hanya saja, masih perlu didorong lagi dalam kanal pembayarannya.

"Karena penggunaan KKPD dapat meningkatkan keamanan dalam rangka bertransaksi, meminimalisir uang tunai, mengurangi fraud dari transaksi tunai, serta mengurangi idle cash dari penggunaan uang persediaan," himbaunya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...