Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pelajar MAN 1 Pasuruan Kembali Berjaya di Ajang Robotika Dunia

Gambar berita
14 Desember 2023 (10:17)
Pendidikan
2628x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pelajar MAN 1 Pasuruan kembali berjaya di ajang robotika tingkat dunia.

Dia adalah Fachri Insan Hidayatulloh, siswa kelas X-B yang sukses meraih Juara 1 di ajang UNIKL Internasional robot competition di Malaysia, beberapa hari lalu.

Remaja yang bercita-cita menjadi seorang pilot ini sangat percaya diri dengan robot yang ia buat. Tak ayal, ia pun menang dan mendapatkan rangking 1 di ajang yang digelar di Universitas Kuala Lumpur itu.

Saat ditemui di ruang Kepala MAN 1 Pasuruan, Kamis (14/12/2023) siang, Fachri mengaku senang lantaran bisa jadi juara di kategori line follower. 

"Senang sekali karena bisa menang lagi di kancah internasional," pungkasnya.

Tak banyak yang dikatakan Fachri seputar lomba yang diikutinya. Robot yang ia rancang terbukti menjadi paling rapi dalam mendeteksi setiap garis sebagai jalur yang dilewati setiap robot yang dilombakan.

Tak hanya juara 1, Fachri dan guru pembina serta Kepala MAN 1 Pasuruan, Nasrudin juga ikut memback up di nomor grup. Sehingga Juara 2 dan Juara 3 berhasil diborong oleh MAN 1 Pasuruan.

"Yang penting bisa mengamankan tiket di semifinal. Dan syukur alhamdulillah, Juara 1, 2 dan 3 kami raih," ucap Nasrudin.

Diungkapkan Nasrudin, peserta dari MAN 1 Pasuruan sangat disegani oleh peserta lain. Terlebih di kategori Line Follower, Indonesia selalu menjadi momok bagi peserta yang lain.

"Jadi seperti kalah sebelum berperang. Karena ada banyak negara di asia, kalau sudah peserta line follower dari Indonesia, pasti ditakuti seperti kalah sebelum berperang. padahal dia mahasiswa, dan robot yang dipakai juga sama," terangnya. 

Seperti diketahui, rentetan juara kompetisi robotika seperti menjadi sarapan pagi bagi MAN 1 Pasuruan.

Dengan semua penghargaan tersebut, Nasrudin hanya ingin membuktikan  bahwa madrasah bukan hanya gudang ilmu agama. Melainkan madrasah dapat menghasilkan lulusan yang menguasai teknologi.

"Saya ingin membuktikan bahwa madrasah bukan hanya harus kenal dengan teknologi. Tapi juga menguasai. Karena secara religi ya memang berbasis itu, tapi tidak harus itu saja,melainkan madrasah wajib  menguasai teknologi," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...