Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemeriksaan Hewan Qurban Jelang Idul Adha Diintensifkan

Gambar berita
13 Juni 2024 (10:02)
Kesehatan
1927x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menjelang perayaan Idul Adha 1445 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan gencar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Pemeriksaan yang dilakukan menyasar hewan-hewan qurban yang dijual di pinggir jalan, pasar hewan hingga bedak-bedak dadakan yang dibangun oleh masyarakat.

Seperti yang dilakukan pada Kamis (13/6/2024). Para petugas Dinas Peternakan berkeliling ke sejumlah lapak penjualan hewan qurban, baik sapi maupun kambing.

Selama pemeriksaan, petugas mengecek kondisi kesehatan satu persatu hewan qurban meski tak seluruhnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah menjelaskan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan secara sampling.

Tujuannya tak lain untuk memberikan jaminan kepada masyarakat yang akan membeli dan menyembelih hewan kurban. Serta untuk mewaspadai Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) menjelang Hari Raya Idul Adha.

"Yang kami lakukan saat ini adalah pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih atau antemortem di lapak penjualan hewan qurban. Kami ingin memastikan bahwasanya PHMS harus tetap diwaspadai menjelang Hari Raya Idul Adha," katanya.

Dikatakan Alfiah, pemeriksaan hewan qurban sudah dilakukan sejak senin kemarin. Diantaranya ke wilayah Kecamatan Grati, Gondangwetan, Gempol, Beji, Pandaan dan Bangil.

Jumlah petugas pun mencapai 100 orang untuk memeriksa hewan qurban, baik antemortem maupun post mortem saat Hari Raya Idul Ada mendatang.

"Kalau total ada 100 petugas mulai pemeriksaan antemortem dan post mortem pas hari H nya besok," singkatnya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menyatakan semua hewan qurban dinyatakan sehat dan layak untuk diqurban. Meski begitu, petugas masih menemukan adanya hewan qurban yang sakit mata dan sakit kulit dan seketika langsung diobati.

"Untuk kambing yang sakit mata kami oleskan salep mata, dan untuk yang kulit juga sudah kami obati. Secara keseluruhan semuanya sehat dan layak diqurban," tegas Alfiah. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...