Banyaknya kejadian laka lantas di sekitaran Simpang empat Patung Sapi Pandaan, bahkan sampai-sampai disebut sebagai jalur tengkorak, membuat Pemerintah Kabupaten Pasuruan harus melakukan perubahan.
Rencananya, tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1 milyar untuk pengadaan sarana prasarana peningkatan keselamatan di Simpang Empat Patung Sapi Pandaan.
Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Pasuruan Eritrina Pribadi Asih mengatakan anggaran tersebut akan dimunculkan dalam Perubahan APBD tahun anggaran 2026.
"Insya Allah begitu, karena memang sudah beberapa kali jalan di jalur nasional Simpang Empat Patung Sapi Pandaan ini banyak memakan korban jiwa karena laka lantas," kata Eritrina melalui sambungan selulernya, Selasa (13/10/2026).
Lalu apa saja bentuk peruntukkannya? Eritrina menyebut, terdapat beberapa item atau jenis nantinya. Meliputi rumble strip, rambu dengan kata-kata, rambu penunjuk jalan bando, kamera ANPR untuk melihat kecepatan kendaraan, announcer tools dan lainnya. Ditanya soal progress saat ini masih persiapan untuk pengadaan barang melalui e-katalog.
"Nanti pengadaan barang melalui E Katalog, target sudah terealisasi sebelum akhir tahun," tegasnya.(emil)
Lebih lanjut Erit sapaan akrabnya menegaskan bahwasanya Pemkab Pasuruan juga sudah berkoordinasi dengan pemilik kewenangan di jalur Simpang Empat Patung Sapi Pandaan. Oleh karena masuk di ruas jalan nasional, maka koordinasi dilakukan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
"Karena mereka (BPTD dan BBPJN, red) tidak ada anggaran dan pemkab merasa ini sudah cukup mendesak, makanya dianggarkan pemkab," ujarnya.
Komentar