Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemuda Dusun Punjul dan Forum KIM Kecamatan Puspo Siap Garap Red Flower

Gambar berita
13 Maret 2019 (10:47)
Pariwisata
7100x Dilihat
0 Komentar
admin

Berkolaborasi dengan Pemerintah Desa dan Perhutani, pemuda Desa Puspo dan Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Puspo semakin serius menggarap kawasan hutan Pinus yang berlokasi di Dusun Punjul, Desa Puspo untuk dijadikan wisata keluarga. Red Flower, namanya.

Kepala Dusun Punjul, Mulyanto mengatakan, penggagas awal dari cikal-bakal penciptaan Desa Wisata tersebut tidak lain adalah para pemuda di Dusun Punjul. Tujuannya untuk menjadikan daerah tempat tinggalnya sebagai jujugan wisatawan, terutama bagi mereka yang hendak menuju objek wisata gunung Bromo di Penanjakan, Tosari. Atau rute sebaliknya, setelah mereka turun dari bukit Penanjakan, Tosari.   

”Diharapkan dengan adanya tempat wisata baru ini, Dusun Punjul tidak hanya menjadi perlintasan wisatawan menuju Bromo saja. Tapi mereka bisa mampir dulu ke hutan terima Red Flower untuk menikmati sejuknya alam yang ada di sini”, jelasnya.

Ia berharap, ke depannya, apa yang sudah dipelopori oleh pemuda Dusun Punjul tersebut didukung penuh oleh Pemerintah Desa Puspo. Sehingga Red Flower bisa berkembang sebagai destinasi wisata alam yang menjadi primadona baru di Kabupaten Pasuruan. Tentunya dilengkapi dengan fasilitas dan spot foto yang sangat direkomendasikan untuk dijadikan tempat selfie dan wefie wisatawan millenial.

Ditambahkan Ketua Forum KIM Kecamatan Puspo, Indra Prasetyo, dibandingkan dengan objek wisata hutan Pinus lainnya, Red Flower memiliki beberapa keunggulan. Selain berada di lereng gunung Bromo, lokasinya juga sangat strategis karena terletak di jalur perlintasan menuju Penanjakan, Tosari. Sehingga begitu menyegarkan dan sangat cocok untuk melepas kepenatan diantara padatnya aktivitas kerja.

“Belum lagi dengan latarbelakang pemandangan gunung Arjuno dan perbukitan di sekitarnya. Bonus menarik lainnya, pengelola Red Flower juga menyiapkan sajian kuliner khas Desa Puspo yakni nasi jagung komplit dengan lauk-pauk dan menu lainnya yang menggugah selera. Siap mengajak wisatawan “berselancar” diantara hamparan pepohonan Pinus yang menjulang”, tuturnya dengan senyum sumringah. (Eka Maria+Indra KIM Giri Surya)     


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...