Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

PERDA PEMBERANTASAN PELACURAN, JERAT PSK SAMPAI MAKELAR DAN HIDUNG BELANG

Gambar berita
18 Maret 2017 (11:00)
Umum
6757x Dilihat
0 Komentar
admin

Ada hal yang baru dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) yang diusulkan oleh Pemkab Pasuruan dan saat ini digodok oleh DPRD Kabupaten Pasuruan tahun ini. Yakni tentang pemberantasan pelacuran.

Perda ini sebenarnya sudah ada, yakni Perda nomor 10 tahun 2001, namun pelaksanaannya dinilai belum maksimal. Sebab, dalam perda itu, yang bisa dikenai sanksi hanyalah Pekerja Seks Komersial (PSK).

Rencananya, materi Perda ini akan ditambahi, yakni bagi yang membantu terjadinya pelacuran itu juga bisa dijerat. Jadi, PSK, penikmat PSK, dan pihak lain juga bisa dijerat. Sehingga bisa membuat para lelaki hidung belang dan pihak lainnya berpikir dua kali.

Perubahan perda ini sifanya mendesak dan harus segera dilakukan. Tidak hanya PSK, tapi penyedia jasa, pengguna PSK ini juga bisa dikenakan sanski," ujar Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya, selama ini Satpol PP hanya bisa menjerat PSK saat merazia sejumlah rumah hiburan, dan itupun sanksinya ringan.

"Kami akan bentuk tim Pansus. Nanti di dalam tim pansus ini akan kami libatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sehingga, dalam materi perda ini maksima karena semakin banyak masukan semakin lebih baik," terangnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Triwdya Sasongko menyambut baik dengan rencana perubahan perda tersebut.

"Revisi Perda ini sangat mendesak agar pemberantasan prostitusi bisa semakin efektif. Jadi lebih adil , semuanya bisa dijerat. Kalau razia, PSK dan semuanya bisa diamankan," paparnya.

Kedua, lanjut dia, pihaknya mengusulkan dalam revisi perda tersebut juga mengatur pembinaan para PSK, makelar dan semuanya.

"Selama ini hanya kami amankan kemudian disidang, selesai. Setelah itu balik lagi. Makanya harus ada pembinaan setelah mereka diamankan, nanti bisa melibatkan dinas terkait,” tegasnya (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...