Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Perempuan Sebagai Pilar Utama Dalam Keluarga

Gambar berita
26 Desember 2019 (11:33)
Pelayanan Publik
3712x Dilihat
0 Komentar
admin

Memperingati Hari Ibu, Senin (23/12/2019), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyelenggarakan Dialog Publik bertema Perempuan Sebagai Pilar Utama Pendidikan Karakter Dalam Keluarga. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pasuruan, kegiatan diikuti oleh seluruh angota Dharma Wanita Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pasuruan, Karyawati Agus Sutiadji menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kominfo sebagai penyelenggara kegiatan tematis penguatan pendidikan karakter oleh perempuan sebagai seorang ibu dalam keluarga internalnya. Terlebih waktu pelaksanaannya berdekatan dengan peringatan Hari Ibu yang setiap tahunnya dirayakan oleh kaum ibu pada tanggal 22 Desember.     

“Kami sangat mengapresiasi Dinas Kominfo sebagai penyelenggara kegiatan Dialog Publik yang mengangkat tema sesuai dengan peringatan Hari Ibu. Terlebih perempuan sebagai pilar utama pendidikan karakter dalam keluarga memang sejalan dengan salah satu program yang dicanangkan oleh Pemkab Pasuruan yakni penanaman pendidikan karakter terhadap anak yang bersumber dari keluarga”, tuturnya.

Sebelumnya, Kabid Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti menyebutkan bahwa pemilihan tematis forum diskusi Dialog Publik memang disesuaikan dengan momentum peringatan Hari Ibu. Sekaligus bersifat sebagai media untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pasuruan sebagai seorang ibu. Harapannya, dengan diberikannya materi tentang penguatan pendidikan karakter dalam keluarga akan mampu mencetak generasi unggul di masa yang akan datang.    

Selama kurang lebih tiga jam, ahli paliatif RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Agus Ali Fauzi membangun ikatan emosional dengan seluruh peserta yang berjumlah sekitar 200 orang tersebut dengan mengajaknya untuk membuka energi positif. Harapannya setiap peserta dapat meningkatkan sikap dan sinergi positif bagi sekitarnya, dimanapun dan dalam keadaan apapun. Terlebih di dalam ruang lingkup keluarga.

Profesinya sebagai profesional di bidang paliatif yang sering mendampingi cancer survivor/ pasien kanker memberikan arahan tentang asal mula penyakit secara medis, berikut korelasinya dengan penyakit hati yang langsung berhubungan antara kedekatan individu dengan sang khalik. Fokusnya lebih pada kebiasaan berpikir positif serta selalu mengabdi pada kebaikan yang pada akhirnya akan lebih memudahkan seseorang untuk menjalani hidupnya tanpa beban dan selalu ikhlas.

“Perempuan sebagai seorang ibu dan pendidik dalam keluarganya dituntut bisa mendidik anak, membangun karakternya dengan kasih saying dan tauladan. Bukan sebaliknya, mendidik anak dengan cara sering mengomentari saja. Tapi lebih mengarahkan setiap anak kepada hal-hal yang disukai dan mendukungnya secara utuh. Hal penting lainnya yaitu memberikan arahan yang  menitikberatkan pada etika”, paparnya dengan gaya khasnya yang jenaka dan penuh semangat.  

Dengan gaya komunikasi yang menarik, seluruh peserta digugah semangat hidupnya agar jauh lebih berpikir positif yang akan sangat berdampak pada peningkatan kualitas hidupnya. Hal itu dapat dilakukan dengan selalu bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan oleh sang pencipta. Termasuk ajakannya untuk gerakan berkegiatan sosial sebagai kebutuhan hidup dan panggilan jiwa untuk selalu bersikap welas asih kepada sesama. Seperti yang dicontohkan dalam pengalaman kesehariannya dalam berbagi kebahagiaan dengan penderita kanker juga masyarakat yang membutuhkan. (Eka Maria)

           

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Satu Rumah Warga di Wonorejo Roboh Dihantam Angin Kencang. BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Salah satu rumah warga di Desa Karangjatianyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pa...

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...