Pemerintah Kabupaten Pasuruan sangat fokus dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Pernyataan itu disampaikan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis dalam agenda Peresmian dan Pembukaan Pabrik Alat Kesehatan (Alkes) Dalam Negeri PT Meditronik Hospilab Indonesia di Desa Sumber Banteng, Kecamatan Kejayan.
Dalam agenda yang dihadiri oleh Dirjen Kefarmasian dan Alkes, Lucia Rizka Andalucia tersebut dijabarkan tentang komitmen Pemerintah Daerah dalam memaksimalkan pembangunan di bidang kesehatan. Tentunya didukung pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Bagi Tembakau (DBH-CHT) yang digunakan untuk pembayaran Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) Universal Health Coverage (UHC) dan penanganan stunting. Tidak terkecuali untuk pengadaan obat, alat kesehatan dan pembangunan fasilitas kesehatan.
"Pemkab Pasuruan konsen di bidang kesehatan. Memang benar kami dapat dana DBHCHT itu hampir 400 miliar dan terbesar di Indonesia. Akan tetapi penggunaannya dibatasi. Dan dari hampir 400 Miliar, 64 Miliar untuk peningkatan layanan kesehatan," urainya pada hari Sabtu (14/12/2024).
Dalam sambutan singkatnya, Pj. Bupati Nurkholis menjelaskan bahwa seluruh Puskesmas di Kabupaten Pasuruan saat ini statusnya menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga dilakukan pengecekan kelengkapan sarana prasarana yang dimiliki secara intens.
"Kami cek terus kelayakannya agar menjadi BLUD. Kemudian ketersediaan dan kelayakan mobil ambulans juga sudah dicek, karena kami menyadari Puskesmas-puskesmas di pelosok masih butuh perhatian lebih dari Pemerintah Daerah. Karena itu kami membeli ambulans lagi yang statusnya sama dengan RSUD Dr. Soetomo. Artinya apa, kami sangat fokus dengan kesehatan," tandasnya.
Di penghujung arahannya, Pj. Bupati Nurkholis mengisyaratkan kepada jajaran pimpinan PT Meditronik Hospilab Indonesia untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Utamanya dalam hal ketersediaan sarana prasarana alkes di RS dan Puskesmas.
"Sekali lagi, terimakasih rawuhnya Ibu Dirjen di Kabupaten Pasuruan. Terimakasih kepada Meditronik yang sudah membuat pabrik disini dan menambah investasi disini. Saya doakan nantinya bisa makin berkembang sehingga luasan lahan pabriknya tidak hanya 12 hektar saja. Tapi bisa 30 hektar. Sehingga investasi Panjenengan banyak di Kabupaten Pasuruan," tuturnya. (Eka Maria)
Komentar