Memperingati Hari Santri Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan apresiasi kepada masyarakat berprestasi. Secara simbolis, Piagam Penghargaan diserahterimakan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis di halaman Graha Maslahat, Komplek Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada hari Selasa (22/10/2024).
Penghargaan diberikan kepada Iqbal Aris Maulana, warga Kecamatan Gondangwetan yang merupakan delegasi Indonesia mengikuti Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) 30 Juz Hashmite Internasional Holy Qur'an Competition di Yordania Tahun 2024 dan PTQ RRI Jogja Tahun 2024. Berikut, Qurrota A'yun Delegasi Indonesia pada The Hashmite Internasional Holy Qur'an Competition For Females 18th Season di Yordania tahun 2024.
Penghargaan juga diberikan kepada Kuyatip yang meraih predikat Paralegal Justice Award 2023 Sebagai Pendiri Rumah Restorative Justice "SAKERAH GUMUYU" pada tahun 2022 yang berlokasi di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan. Disusul kemudian oleh Nurhadi, Kepala Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo dan Siti Nurhayati, Kepala Desa Bulusari, Kecamatan Gempol yang memperoleh kategori penghargaan yang sama.
Masih di momen yang sama, Pj. Bupati Nurkholis menyematkan penghargaan Desa Sadar Hukum kepada ke-3 Desa. Masing-masing, Desa Benerwojo, Kecamatan Kejayan, Kelurahan Purwosari Kecamatan Purwosari dan Desa Jatisari Kecamatan Purwodadi yang meraih penghargaan Anubhawa Sasana Desa/ Kelurahan Tahun 2024.
Sebelumnya, Pj. Bupati Nurkholis menyampaikan amanat Menteri Agama Republik Indonesia (RI), Nasarudin Umar tentang peran dan tantangan santri masa kini. Meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah, demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.
"Saya berharap, peringatan Hari Santri Tahun 2024 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita semua. Khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa. Semua pasti bisa diraih. Seperti pepatah yang diajarkan di pesantren, "Man Jadda Wajada", barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil," ucapnya di hadapan seluruh santri yang menjadi peserta upacara.
Dalam peringatan Hari Santri yang mengusung tema "Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan"Â tersebut, Pj. Bupati Nurkholis tak lupa menitipkan pesannya kepada para santri untuk selalu bersemangat dan tekun. Utamanya dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Teruslah berinovasi dan berkontribusi untuk meraih kegemilangan masa depan Indonesia. Hari Santri adalah milik semua golongan, seluruh elemen bangsa yang mencintai negaranya. Masa depan Indonesia ada di pundak kalian," imbuhnya. (Eka Maria)
Komentar