Selain melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan AD/ART, gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Pasuruan harus mampu mempertajam peran dan fungsinya di masyarakat. Tidak terkecuali bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, disesuaikan dengan program kegiatan yang ditargetkan. Himbauan itu disampaikan Gus Mujib sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan pada saat menghadiri Rapat Koordinasi Kwarcab dan Kwarran di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu.
Jejaring kerjasama OPD dapat dilakukan dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian yang berkaitan dengan pelatihan-pelatihan, misalnya. Harapannya, di samping dapat berkontribusi dalam program-program kegiatan Pemkab Pasuruan juga sekaligus dapat meningkatkan ketrampilan kader Pramuka.
“Kami sarankan, baik Kwarcab maupun Kwarran bisa bekerjasama dengan OPD terkait yang berkaitan dengan pelatihan-pelatihan. Sehingga nantinya, Anda semua bisa lebih berperan dalam program-program Pemkab Pasuruan. Tentu saja secara otomatis bisa memaksimalkan potensi-potensi anak didik”, tutur Wakil Bupati dengan lugas.
Ditambahkan Gus Mujib, jika hal itu dilaksanakan, maka bukan tidak mungkin akan melahirkan beragam inovasi yang berdampak terhadap kemajuan organisasi. Sehingga melalui program-program tersebut akan mengantarkan gerakan Pramuka melalui Kwarran masing-masing lebih memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Gerakan Pramuka ini sangatlah mulia tidak kalah dengan yang ada di sekolahan. Yakni mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi. Pramuka ini adalah gerakan pendidikan yang tidak kalah mulianya dengan tugas guru di sekolah”, ujarnya.
Dalam kegiatan forum tatap muka dan diskusi yang dihadiri oleh Sekretaris I, Sekretaris II Kwarcab serta seluruh Kwaran se-Kabupaten Pasuruan pada hari Kamis (6/5/2021), pengasuh pondok pesantren Al Yasini sekaligus Ketua Kwarcab Kabupaten Pasuruan tersebut menekankan kepada para peserta kegiatan bahwa digelarnya rakor bertujuan untuk mempertajam hasil Rakercab yang telah diadakan di Purwodadi pada waktu lalu. Sekaligus menyarankan agar seluruh program Kwarran, baik yang sudah terlaksana maupun akan disusun harus berbasis digital.
“Kita harus adaptif dengan perkembangan jaman. Makanya, selain memajukan kelembagaan dan berperan aktif dalam memupuk kecintaan masyarakat terhadap NKRI, program-program nanti juga harus serba digital. Bisa kerjasama dengan Dinas Kominfo nanti”, pungkasnya. (Eka Maria+Lukman)
Komentar