Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Petani Mangga Putar Pasuruan Panen Raya. Sekali Panen 5 Kwintal

Gambar berita
15 Oktober 2026 (16:43)
Ekonomi
62x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar
Petani mangga gadung klonal 21 yang populer dengan sebutan Mangga Putar Pasuruan di Kecamatan Sukorejo maupun di Kecamatan Rembang, tengah sumringah.

Betapa tidak, sejak awal september sampai sekarang, rata-rata kebun mangga milik para petani di dua wilayah tersebut, berbuah lebat alias panen raya.

Salah satunya adalah Sugiono, Petani mangga di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo. 

Saat ditemui di kebunnya, Kamis (15/10/2026) siang, Sugiono mengatakan musim kemarau dengan cuaca yang cukup terik sangat mendukung perkembangan buah mangga. Hasilnya, dari 300 pohon mangga yang ia tanam di kebun seluas 3,5 hektar, rata-rata sehari bisa dipanen sampai 5 kwintal buah mangga.

"Kalau pas berbunga sampai berbuahnya di musim kemarau, hasilnya bagus. Seperti sekarang ini, saya bisa manen 5 kwintal mangga dalam sehari," akunya.

Seluruh mangga yang dipanen tak langsung dijual begitu saja. Melainkan dipilih berdasarkan gradenya, baik Grade A, B dan Grade C alias sortir. Kata Sugiono, untuk mangga terbaik (Grade A) dijual antara Rp 25 ribu-Rp 30 ribu per 1 kilogram. Sedangkan untuk Grade B mulai harga Rp 10 ribu-Rp 15 ribu, dan sisanya sortir dijual murah, apalagi langsung dari kebunnya.

"Kalau yang grade A itu buahnya besar, bentuknya bagus, kulitnya mulus, jadi harganya paling mahal," ungkapnya.

Soal Pasar, Sugiono tak perlu khawatir. Sebab jumlah langganan yang selalu memesan mangga miliknya tak hanya dari lokal Pasuruan saja, melainkan hampir semua pasar di Jawa Timur, DKI Jakarta sampai Kalimantan.

"Kalau yang di Jatim kebanyakan mulai dari Malang, Surabaya, Sidoarjo, Jember, Madiun, Banyuwangi. Kalau di luar jatim ya ke Cirebon, Banten, Jakarta, Bogor sampai Kalimantan," terangnya. 

Untuk menghasilkan buah yang berkualitas dengan jumlah banyak, pria yang juga menjabat Kepala Desa Wonokerto ini intens melakukan perawatan. Utamanya pemupukan serta pengendalian hama utama mangga, yakni lalat buah. 

Saat musim panen raya seperti sekarang, dirinya memasang jebakan lalat buah pada tanaman mangga yang efektif dilakukan. Yakni dengan menggunakan botol plastik bekas yang diisi sedikit air dan diberi atraktan Petrogenol (mengandung metil eugenol) untuk memikat lalat buah jantan masuk.

"Alat perangkap ini berfungsi untuk meminimalisir hinggapan lalat buah ke buah mangga, dan sangat efektif sekali supaya buah tetap bagus dan tidak busuk," ucapnya. 

Dari semua buah yang dipanennya, Sugiono mengajak para pecinta buah mangga untuk datang ke kebunnya dan merasakan sensasi memetik mangga dari pohonnya.

"Silahkan datang ke kebun kami, petik sendiri, ditimbang sendiri, bisa makan di sini," ajaknya. (emil)

Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan 5,2 Kg Sabu-Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan kembali melakukan pemusnahan atas b...

Article Image
Petani Mangga Putar Pasuruan Panen Raya. Sekali Panen 5 Kwintal

Petani mangga gadung klonal 21 yang populer dengan sebutan Mangga Putar Pasuruan...

Article Image
Pasuruan United Siap Arungi Liga 3 Nusantara. CEO Gus Shobih : Mohon Doanya Bisa Lolos Liga 2

Pasuruan United, tim sepakbola kebanggaan Kabupaten Pasuruan siap mengarungi Lig...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bakal Bangun Sarpras Peningkatan Keselamatan di Simpang Empat Patung Sapi Pandaan

Banyaknya kejadian laka lantas di sekitaran Simpang empat Patung Sapi Pandaan, b...

Article Image
Lomba Mendongeng Medi si Gigi Putih. Cara Mela Rusdi Sutejo Ajak Semua Anak Kabupaten Pasuruan Rajin Gosok Gigi

 Sebagai seorang dokter gigi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita...