Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Gambar berita
24 Januari 2026 (15:59)
Ekonomi
1095x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Muhammad Sidiq kebanjiran order untuk kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) di sejumlah SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Tak tanggung-tanggung, order yang datang kepadanya tak hanya melayani SPPG dalam wilayah Pasuruan saja, melainkan sampai Surabaya, Malang, Sidoarjo dan Situbondo.

Saat ditemui di gudang produksi pisang cavendis miliknya di Dusun Lodo pada Sabtu (24/1/2026), Sidiq tengah menata pisang yang akan dibungkus ke dalam kardus untuk selanjutnya dikirim ke berbagai SPPG.

Menurutnya, total lebih dari 10 SPPG yang memesan pisang cavendis yang ia namakan "Aca Banana" itu. Untuk setiap SPPG, pengiriman dilakukan dua kali di setiap minggunya. Sedangkan per sekali pengiriman bisa sampai 3500-3600 buah. 

"Alhamdulillah, pesanan yang masuk lebih dari 10 dapur MBG, baik di Pasuruan, Malang, Surabaya, Sidoarjo dan Situbondo. Seminggud dua kali pengiriman, dan 1 dapur butuh antara 3500-3600 buah pisang atau 30 kardus," katanya. 

Khusus untuk program MBG, pisang-pisang yang diorder bukan yang bergrade A. Melainkan antara B dan C. Kata Sidiq, pesanan tersebut disesuaikan dengan ukuran pisang yang bisa ditempatkan dalam ompreng (wadah makanan,red) yang akan dikirim ke sekolah/madrasah.

"Kalau untuk MBG, pesanan pisangnya yang grade B dan C, jadi ukurannya agak kecil," imbuhnya. 

Untuk memenuhi kebutuhan pesanan tersebut, Sidiq memanen pisang dari kebunnya sendiri yang luasannya mencapai 7 hektar. Rencananya, dalam waktu yang tak lama, ia akan memperluas usahanya dengan menyewa lahan 10 hektar di wilayah Kecamatan Rembang untuk ditanami pohon pisang cavendis. 

Sebab selain order program MBG, permintaan pisang cavendis ke pasar modern sekelas Lippo, Trans Mart dan pasar buah di Jawa Timur masih stabil sampai saat ini. 

"Mudah-mudahan tidak ada hambatan yang berarti, kami akan perluas kebun cavendis di Rembang, karena pesanannnya luar biasa," terangnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...