Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pikat Wisatawan, Pj. Bupati Nurkholis Dorong Pengelola Mangrove Penunggul Park Lengkapi Spot Swafoto

Gambar berita
27 Desember 2024 (04:23)
Pelayanan Publik
1043x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis mendorong pengelola Mangrove Penunggul Park agar terus mengoptimalkan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari yang hari ini, Jumat (27/12/2024) baru saja diresmikannya. Targetnya, ke depannya akan menjelma menjadi objek ekowisata andalan. Tidak hanya kebanggaan Kabupaten Pasuruan saja, melainkan juga skala regional.

Menurut hemat Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur yang memiliki hobi fotografi tersebut, eksplorasi pengelolaan objek wisata dapat dilakukan dengan menyediakan fasilitas tambahan menarik. Diantaranya, menyediakan spot swafoto yang nantinya dapat dimanfaatkan para pengunjung untuk mengabadikan momen berharganya disana bersama keluarga tercinta dan kolega.

"Titip kepada para penerima manfaat dan Pokdarwis untuk merawat potensi Mangrove. Sehingga bisa mendatangkan wisatawan. Nanti ke depannya bisa dibuatkan spot-spot foto tematik supaya tampilannya lebih menarik. Terutama untuk anak muda. Sehingga menarik untuk dipakai swafoto," pintanya seraya tersenyum.

Ditambahkannya, potensi vegetasi Mangrove di kawasan Desa Penunggul, Kecamatan Nguling sangat berpeluang untuk digali lagi. Sedikitnya sekitar 20 hektar lagi yang masih dapat dikembangkan. Terlebih dari sekian banyak jenis Mangrove yang ada, masih terdapat 4 jenis yang ditanam disana.

"Mudah-mudahan jenis Mangrove lainnya bisa ditanam lagi sehingga menambah wawasan dan tempat edukasi kepada anak-anak. Jadi mari kita buat sebagus-bagusnya kawasan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari Penunggul Mangrove Park ini. Apalagi Kabupaten Pasuruan terdapat banyak mangrove. Artinya, Mangrove menjadi sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya meredam CO2 saja, tapi juga akan mendatangkan PAD untuk kita," tandasnya didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah.

Kata Pj. Bupati Nurkholis, keberadaan Mangrove mendukung sektor pariwisata di kawasan pesisir Kabupaten Pasuruan. Dengan potensi wisata yang dimiliki, sudah barang tentu membutuhkan pengelolaan wisata secara berkelanjutan. Oleh karenanya dibutuhkan dukungan dari beberapa pihak, khususnya dari para investor.

"Mudah-mudahan dengan dukungan dari DPRD Kabupaten Pasuruan, maka kita buat hutan Mangrove supaya lebih bagus lagi. Hanya saja memang perlu adanya investor. Karena kemampuan APBD kita terbatas. Sehingga ke depannya dibutuhkan ada intervensi dari penanam modal supaya bisa lebih bagus lagi. Termasuk infrastruktur jalan harus lebih baik lagi," imbuhnya. 

Di penghujung arahan singkatnya, Pj. Bupati Nurkholis tak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI). Juga semua pihak yang telah bekerjasama dan mendukung keberadaan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari Mangrove Penunggul Park.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kami ucapkan terimakasih kepada Kementerian Kelautan Perikanan atas bantuan perahu dan gazebo yang dimanfaatkan untuk Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari. Kami akan bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai instansi dan stakeholders untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat pesisir. Sehingga bisa mewujudkan Desa Penunggul menjadi Desa Wisata Bahari yang akan menjadi icon destinasi wisata bahari di Kabupaten Pasuruan," pungkasnya.

Hadir dalam peresmian Pondok Kuliner dan Perahu Wisata "Dewi Bahari", Ketua Tim Kerja Direktorat Jasa Kelautan Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (PKRL KKP RI), Ririn Ambarwati dan Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan, Misto Leo Faisal.

Di samping menghibahkan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata, KKP RI juga melengkapinya dengan fasilitas jogging track di sekitar Mangrove Penunggul Park dan bantuan pendukung lainnya. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah berikut ini.

"Pada tahun 2024, kami mendapatkan hibah dari KKP berupa Pondok Kuliner, jogging track penghubung, papan nama/pylon sign serta Perahu Wisata. Kami terus mendorong tumbuh dan berkembangnya destinasi wisata bahari sebagai upaya untuk menggerakkan ekonomi lokal masyarakat pesisir," ungkapnya. 

Diketahui, Mangrove Penunggul Park (MPP) merupakan kawasan Mangrove dengan luas 57 hektar. Diinisiasi oleh seorang tokoh nelayan Desa Penunggul, alm. Mukarim yang mengantarkannya memperoleh Penghargaan Kalpataru dari Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2005.

Selanjutnya, Mangrove Penunggul dikelola oleh Pokmaswas Unggul Jaya dan Pokdarwis Penunggul untuk menjadi kawasan wisata edukasi dan wisata pantai dan terus berkembang hingga saat ini. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
UPT LKD Kabupaten Pasuruan Kembali Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

UPT LKD Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan kembali menggelar pelatihan ber...

Article Image
Mas Rusdi, Mas Adi dan Gus Shobih Hadiri Hari Pers Nasional 2026

Hari ini, Senin (9/2/2026) bertepatan dengan Peringatan Hari Pers Nasional ke 80...

Article Image
Perdana. Mas Rusdi Buka Seminar Pelatihan UKM IKM di PCC

Ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) d...

Article Image
Segera Rampung. Pasuruan Creative Center (PCC) Siap Wadahi Kreatifitas Anak Muda di Kabupaten Pasuruan

Tak lama lagi, Pasuruan Creative Center (PCC) akan segera dinikmati oleh seluruh...

Article Image
Kunjungi Kabupaten Pasuruan. Mensos Gus Ipul Sosialisasi DTSEN

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf kembali berkunjung ke Pasuruan, Sabtu (7/2/20...