Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Andriyanto Tegaskan "Penganti" Pusaka Khas Kabupaten Pasuruan Segera Dipatenkan

Gambar berita
03 Februari 2024 (11:04)
Wisata Budaya
4141x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Desa Kemiri, Kecamatan Puspo memiliki salah satu peninggalan budaya leluhur yang dilestarikan hingga kini.

Peninggalan tersebut adalah Pusaka yang dinamai "Penganti" yang ternyata sudah ada sejak ratusan tahun silam.

Muhammad Jufri (53) adalah salah satu orang yang hingga kini masih melestarikan pusaka penganti. Menariknya, dia merupakan pengrajin pusaka penganti generasi keenam yang secara turun temurun mewarisi ilmu pembuatan pusaka tersebut.

Sabtu (03/02/2024) siang, ia dikunjungi Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto.

Dalam kunjungannya, Andriyanto diajak melihat bagaimana proses pembuatan Pusaka Penganti di salah satu ruangan yang jadi satu dengan tempat tinggal Jufri.

Di hadapan Andriyanto, Jufri menjelaskan banyak hal. Mulai dari bentuk pusaka, cara membuatnya hingga merawat pusaka-pusaka yang ia punya.

Kata Jufri, pusaka penganti ini memiliki motif lima bunga manggis, dan bentuknya sangat khas. Ada yang seperti pisau kecil, keris, pedang, atau clurit. Bahkan bisa juga dibuat seperti cincin atau liontin. Pembuatannya pun sangat tradisional alias manual.

Selain itu, saat sudah menjadi pusaka, ia tidak difungsikan sebagai senjata untuk beradu fisik. Melainkan lebih dilihat dari sudut pandang spiritual dan diyakini memiliki kekuatan magis.

"Percaya atau tidak, banyak yang percaya bahwa pusaka penganti ini memiliki kekuatan magis, dan banyak yang mencarinya," ungkapnya.

Sementara itu, dari kunjungannya, Andriyanto berpendapat bahwa pusaka penganti harus terus dilestarikan. Bahkan dipatenkan agar tidak diakui oleh daerah lain yang mungkin meniru pusaka penganti.

"Karena begitu saya lihat, ternyata kualitasnya sangat bagus, apalagi dikerjakan dengan cara tradisional. Manual semuanya, ini hebat sekali," ungkapnya.

Dengan masih dilestarikannya pusaka penganti, Andri sangat berterima kasih. Sebab di jaman modern seperti sekarang, masih ada masyarakat yang merawat dan menjaga peninggalan nenek moyang.

"Dan ini saya sebut langka, karena dengan perkembangan teknologi yang begitu maju, masih ada warga yang menjaga warisan budaya benda seperti pusaka penganti ini," harapnya.

Tak hanya berterima kasih, Andriyanto juga berpesan agar ilmu yang dimiliki Jufri akan terus diwariskan kepada anak cucunya. Supaya tak habis dimakan zaman, dan hilang dari peradaban.

"Saya titip pesan untuk terus dilestarikan, karena anak cucu kita masih butuh pengetahuan, warisan budaya dan peninggalan yang bersejarah," ucapnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Koperasi, Usaha Kecil, Menegah, Perindustr...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan PERMATA JATIM Kelurahan Bendomungal, Wabup Gus Shobih Minta Warga Sekitar Jaga dan Memanfaatkannya Dengan Baik

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meminta kepada seluruh masyarakat Keluraha...

Article Image
Asyiknya Berwisata Petik Melon Golden Kinanti di Desa Sumbergedang, Pandaan

Berwisata tentu saja menjadi aktifitas menyenangkan agar otak bisa segar kembali...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi Kelurahan Bendomungal

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Penanganan Kumuh Skala Kawa...