Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj. Bupati Nurkholis: Reduksi Tingkat Pengangguran Terbuka, PR Disnaker Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
25 November 2024 (06:35)
Pelayanan Publik
1339x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah Pekerjaan Rumah (PR) Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Oleh karenanya, kata Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis meminta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) beserta jajarannya untuk mencari solusi terbaik dalam mereduksinya.

Dalam Pembinaan Peningkatan Kapasitas Bagi Karyawan/Karyawati Disnaker Kabupaten Pasuruan pada hari Senin (25/11/2024) disampaikan beberapa poin penting. Fokusnya lebih kepada memformulasikan bagaimana cara mengurangi angka pengangguran. Diantaranya dapat dilakukan dengan menyelenggarakan Bursa Kerja secara berkala.

"Disnaker beban kerjanya berat. Diantaranya dalam mengurangi tingkat pengangguran terbuka. Jadi harus diantisipasi dengan Job Fair. Apalagi saya lihat di sini kan banyak perusahaan. Tapi ketika OPD mengajukan ke saya tentang Job Fair, ternyata sedikit yang ada lowongan pekerjaannya sekitar 1.900. Tidak imbang dengan jumlah total perusahaan di sini. Minimal 10 ribu lowongan pekerjaan," urainya.

Oleh karenanya, dalam pelaksanaannya dibutuhkan sinergi kolaborasi antara Disnaker dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Targetnya, memaksimalkan segala potensi dunia usaha yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan agar lebih berpartisipasi aktif dalam Job Fair.

"Makanya harus dikomunikasikan ke perusahaan-perusahaan. Ini tugas kita dan PR Disnaker nomor satu. Saya meyakini kalau Job Fair banyak, maka akan mengurangi angka pengangguran terbuka. Atau kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas Perijinan, dengan syarat dan ketentuan berlaku. Misalnya terkait perijinan tata ruang," jelasnya bersemangat.

Di samping itu, Pj. Bupati Nurkholis menjabarkan tugas tidak mudah Disnaker Kabupaten Pasuruan. Yaitu dalam hal penentuan besaran Upah Minimum Regional (UMR) yang biasanya dibahas di akhir tahun. Bagaimana caranya perusahaan tetap mampu memberikan upah akan tetapi tidak memberatkan perusahaan dalam memberikan upah kepada para pekerja.

"Jadi Panjenengan di sini semuanya, ASN yang luar biasa. Karena dengan jumlah yang relatif sedikit, bisa setiap tahun menangani isu-isu dan permasalahan yang menurut saya cukup ruwet. Luar biasa Disnaker ini," ucapnya didampingi oleh Kadisnaker Kabupaten Pasuruan. M. Nur Kholis. (Eka Maria) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...

Article Image
Serahkan SK Kepala Puskesmas, Bupati Rusdi Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Prima

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuru...