Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah Pekerjaan Rumah (PR) Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Oleh karenanya, kata Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis meminta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) beserta jajarannya untuk mencari solusi terbaik dalam mereduksinya.
Dalam Pembinaan Peningkatan Kapasitas Bagi Karyawan/Karyawati Disnaker Kabupaten Pasuruan pada hari Senin (25/11/2024) disampaikan beberapa poin penting. Fokusnya lebih kepada memformulasikan bagaimana cara mengurangi angka pengangguran. Diantaranya dapat dilakukan dengan menyelenggarakan Bursa Kerja secara berkala.
"Disnaker beban kerjanya berat. Diantaranya dalam mengurangi tingkat pengangguran terbuka. Jadi harus diantisipasi dengan Job Fair. Apalagi saya lihat di sini kan banyak perusahaan. Tapi ketika OPD mengajukan ke saya tentang Job Fair, ternyata sedikit yang ada lowongan pekerjaannya sekitar 1.900. Tidak imbang dengan jumlah total perusahaan di sini. Minimal 10 ribu lowongan pekerjaan," urainya.
Oleh karenanya, dalam pelaksanaannya dibutuhkan sinergi kolaborasi antara Disnaker dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Targetnya, memaksimalkan segala potensi dunia usaha yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan agar lebih berpartisipasi aktif dalam Job Fair.
"Makanya harus dikomunikasikan ke perusahaan-perusahaan. Ini tugas kita dan PR Disnaker nomor satu. Saya meyakini kalau Job Fair banyak, maka akan mengurangi angka pengangguran terbuka. Atau kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas Perijinan, dengan syarat dan ketentuan berlaku. Misalnya terkait perijinan tata ruang," jelasnya bersemangat.
Di samping itu, Pj. Bupati Nurkholis menjabarkan tugas tidak mudah Disnaker Kabupaten Pasuruan. Yaitu dalam hal penentuan besaran Upah Minimum Regional (UMR) yang biasanya dibahas di akhir tahun. Bagaimana caranya perusahaan tetap mampu memberikan upah akan tetapi tidak memberatkan perusahaan dalam memberikan upah kepada para pekerja.
"Jadi Panjenengan di sini semuanya, ASN yang luar biasa. Karena dengan jumlah yang relatif sedikit, bisa setiap tahun menangani isu-isu dan permasalahan yang menurut saya cukup ruwet. Luar biasa Disnaker ini," ucapnya didampingi oleh Kadisnaker Kabupaten Pasuruan. M. Nur Kholis. (Eka Maria)
Komentar