Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj. Bupati Nurkholis: Penanggungjawab Kebencanaan Tidak Hanya BPBD Saja, Tapi Semua Perangkat Daerah

Gambar berita
14 November 2024 (23:14)
Pelayanan Publik
786x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki tanggungjawab dalam penanganan kebencanaan, tanpa terkecuali. Oleh karena itu, baik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun OPD lainnya harus saling bersinergi dan bekerjasama. Pernyataan itu disampaikan Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis pada saat memimpin Apel   Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Peralatan Tahun 2024.

Dilaksanakan di halaman kantor BPBD Kabupaten Pasuruan pada hari Kamis (12/11/2024) sore, kegiatan diikuti oleh ratusan peserta. Mulai dari Satpol PP, Tagana, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) hingga TNI dan Polri. Turut hadir, Pejabat BPBD Jawa Timur, Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Pasuruan hingga Komandan Yonzipur 10 Pasuruan.

"Tanggung jawab kebencanaan tidak hanya di BPBD, kalau koordinatornya iya. Tetapi tanggung jawab ada di masing-masing perangkat daerah baik di tingkat kelurahan, kecamatan sampai pada masing-masing OPD. Masing-masing perangkat daerah itu di cek kembali kira-kira berkontribusi apa ketika ada bencana, berkontribusi apa ketika musim hujan," tandasnya.

Lebih lanjut, Pj. Nurkholis juga lagsung mengingatkan untuk mengecek segala peralatan dalam rangka kesiapsiagaan bencana. Sekaligus meminta dukungan serta kontribusi dari masing-masing OPD terkait. Sekalipun memang, BPBD memiliki tanggungjawab sebagai koordinator penanganan kebencanaan. Meski demikian, dalam pelaksanaannya tetap melibatkan semua unsur.

Kemudian pihaknya juga meminta kepada BPBD serta relawan untuk mengukur sesuai dengan kapasitas. Artinya apabila tidak dapat ditangani sendiri harus segera dilakukan tindak lanjut karena menurut Pj. Bupati Pasuruan tersebut ada beberapa pihak yang menawarkan bantuan.

Selanjutnya terkait dengan sinergi serta kolaborasi akan menjadi hal yang sangat penting. Kembali diingatkan tujuan utama dalam apel kesiapsiagaan bencana adalah untuk bersinergi.

"Kalau merasa mampu tidak masalah ditangani sendiri dengan OPD. Tetapi hari ini kita apel bersama dan saya pikir sinergi lebih bagus apalagi semua dari TNI Polri siap, dari tagana siap tinggal kita koordinasikan dengan baik," pintanya.

Diakhir arahannya Pj. Nurkholis meminta mitigasi bencana sudah disiapkan sejak dini demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Mitigasi dapat tepat sasaran ketika terjadi bencana dari tim hingga relawan sudah dalam keadaan siap sedia.

Sementara itu pantauan di lapangan, Pj. Bupati beserta undangan melihat secara langsung perbekalan yang disiapkan oleh tim gabungan. Mulai dari logistik hingga kendaraan yang siap dipakai saat kondisi darurat. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...