Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj. Bupati Nurkholis Serahkan Bansos PKH Kepada 92 KPM di Kecamatan Gempol

Gambar berita
01 November 2024 (09:39)
Pelayanan Publik
1214x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Di awal bulan November 2024, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendistribusikan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Plus tahap IV tahun 2024 kepada puluhan warga di Kecamatan Gempol. Total ada 92 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerimanya.

Secara simbolis, bantuan diserahterimakan dari Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis kepada beberapa perwakilan warga penerima di Kantor Kecamatan Gempol. Dari ke-92 penerima bantuan tersebut tersebar di 15 Desa. Diantaranya dari Desa Bulusari sebanyak 13 orang, Desa Jerukpurut dan Wonosunyo sebanyak 9 orang. Lebih lanjut, Desa Legok ada 8 orang penerima. 

Bansos PKH Tahap IV juga diberikan kepada KPM yang berdomisili di Desa Carat, Gempol, Karangrejo, Kepulungan dengan masing-masing jumlah penerima sebanyak 7 orang. Berikut, Desa Kejapanan, Ngerong dan Wonosari sebanyak 5 orang; Desa Sumbersuko sebanyak 4 orang, Desa Watukosek sebanyak 3 orang. Termasuk ke-2 orang warga Desa Randupitu dan 1 orang penerima yang tinggal di Desa Winong.

Dalam arahan singkatnya, Pj. Bupati Nurkholis berpesan kepada seluruh KPM Bansos PKH agar benar-benar memanfaatkan bantuan yang diterimanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seraya mengajaknya untuk senantiasa menjaga kerukunan antar warga di lingkungan tempatnya masing-masing.

"Bapak Ibu yang kami hormati. Semoga bantuan yang diterima bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk Panjenengan semuanya. Saya juga nitip pesan, jaga kerukunan dan keguyuban dengan tetangga sekitar," pintanya pada hari Jumat (1/11/2024).

Diketahui, Bansos PKH Plus merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lansia tidak mampu. Sasaran utamanya adalah Lansia berusia 70 tahun ke atas yang tidak memiliki sumber penghasilan tetap dan termasuk kategori pra sejahtera. Targetnya, meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan memberikan perlindungan sosial.

Kata Kepala Dinas Sosial, Suwito Adi, secara keseluruhan, jumlah penerima Bansos PKH Plus Tahap IV Tahun 2024 di Kabupaten Pasuruan sebanyak 651 Lansia. Dari jumlah tersebut tersebar di 11 Kecamatan.  Selain Gempol juga disalurkan kepada para penerima manfaat di Kecamatan Pandaan dan Kejayan, masing-masing sebanyak 101 orang. Di Kecamatan Prigen sebanyak 95 orang, Kecamatan Sukorejo sebanyak 58 orang, Kecamatan Wonorejo sebanyak 46 orang, Kecamatan Kangil sebanyak 37 orang dan Kecamatan Grati sebanyak 31 orang. Sedangkan jumlah penerima manfaat di Kecamatan Purwosari, Pohjentrek dan Beji masing-masing ada 30 Lansia. (Eka Maria) 



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...