Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Insiden Meledaknya Rumah Warga Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
15 September 2021 (10:05)
Umum
3108x Dilihat
0 Komentar
admin

Polisi menetapkan 2 tersangka baru dalam insiden meledaknya dua rumah warga di Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/09/2021) lalu.

Kedua tersangka baru tersebut adalah IF (36), istri Abdul Hofar, korban sekaligus tersangka yang meninggal dunia, serta AR (laki-laki) yang tak lain tetangganya.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman mengatakan, total ada 4 orang tersangka yang terlibat dalam kejadian sabtu lalu. Yakni Abdul Hofar (43) dan ayahnya, Mat Sodiq yang meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara), serta istri Hofar dan tetangganya.

Khusus untuk istri Hofar, polisi menetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti terlibat dalam pembuatan detonator untuk bom ikan, sejak satu tahun lalu. Begitu pula dengan AR yang mengaku telah membantu memproduksi detonator dari dua bulan lalu.

"Sampai saat ini kita tetapkan 4 orang tersangka. Dua orang yang meninggal di lokasi kejadian, dan dua lagi yakni IF dan AR. IF ini istri tersangka yang sudah membantu membuat detonator sejak setahun terakhir dan AR tetangganya yang ikutan membantu 2 bulan untuk membuat rakitan detonator," kata Arman, saat memimpin Jumpa Pers di Mapolres Pasuruan Kota, Rabu (15/09/2021) pagi.

Dijelaskan Kapolres, selama membuat detonator, keempat tersangka saling bekerja sama. Terlebih untuk menyembunyikan aktifitas kriminalnya, agar tak diketahui tetangga yang lain. Motifnya pun dinilai sebagai alasan klasik, yakni urusan ekonomi alias untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Padahal sudah jelas kegiatan tersebut melanggar hukum dan membahayakan keselamatan orang lain.

"Motif tersangka masih ekonomi, yakni untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Ini klasik sekali. Padahal mereka sudah tahu kalau kegiatan itu melanggar hukum dan bahaya bagi keselamatan orang," tegasnya.

Selama memproduksi detonator, pelaku pun menjualnya dengan harga lumayan tinggi. Hanya saja, untuk besaran harga yang dipatok pelaku, polisi masih mendalaminya. Karena istri pelaku tak pernah diberitahu oleh suaminya perihal penjualan detonator.

"Karena mungkin detonator susah untuk dibuat dan jarang yang membuat, seheingga dibeli dengan harga yang besar. Tapi kita masih mendalaminya, karena Hofar ini tak pernah menyampaikan ke keluarganya, berapa harganya," ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam dengan ancaman pidana mati, atau penjara seumur hidup atau 20 tahun kurungan.

Kapolres Arman pun mewarning warga Pasuruan agar tidak sekali-kali menyimpan, merakit atau memperjual belikan bahan peledak, karena sangat berbahaya bagi orang lain dan ancaman hukuman yang sangat tinggi.

"Saya peringatkan warga agar jangan coba-coba menyimpan, merakit atau memperjual belikan bahan peledak, karena ini berbahaya bagi keselamatan orang lain dan ancaman hukumannya sangat tinggi," himbaunya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...