Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Presiden RI: Tekan Kasus Covid-19, Seluruh Kepala Daerah Wajib Ketatkan Penerapan Disiplin Prokes

Gambar berita
28 April 2021 (16:18)
Pelayanan Publik
2182x Dilihat
0 Komentar
admin

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menginstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah di tanah air agar lebih mengetatkan penerapan disiplin protokol kesehatan di masyarakat. Tujuannya tidak lain untuk menekan angka kasus Covid-19 di Indonesia yang dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan.

Dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah seluruh Indonesia yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual siang tadi, Rabu (28/4/2021), Kepala Negara berkali-kali menekankan agar semua pihak mewaspadai tren peningkatan kasus Covid-19 saat ini. Terutama mendekati libur Idul Fitri 1442 H yang sangat berpotensi terjadinya lonjakan kasus seperti tahun lalu, jika tidak benar-benar diantisipasi bersama.   

“Perkembangan Covid-19 di India, jadi warning kita semua. Meski sempat berhasil menurunkan kasus aktif selama November 2020, tapi sekarang justru membludak. Ini jadi kehati-hatian kita semua. Juga di Turki, Brazil dan negara-negara Eropa lainnya”, tegasnya.

Oleh karena itu, Presiden berpesan agar seluruh Kepala Daerah, baik Gubernur maupun Bupati/ Walikota se-Indonesia supaya tetap meningkatkan kewaspadaan. Sekaligus senantiasa mengikuti angka dan kurva kasus harian di wilayahnya masing-masing. Sehingga begitu semisal ada peningkatan, maka harus disegerakan untuk ditekan kembali agar kasusnya terus turun.

“Karena itu, hati-hati. Saya melihat beberapa daerah sudah mulai terjadi kenaikan kasus. Di Aceh, Lampung, Jambi, Kalbar, Riau, Kepri ada kenaikan. Hati-hati. Dari data kurva harian, tren kasus hariannya meningkat”, tandas Presiden.

Presiden kembali menggarisbawahi bahwa hal utama yang saat ini sangat krusial dalam menekan kasus Covid-19 adalah bagaimana seluruh lapisan masyarakat di tanah air dapat leih berdisiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. Tentunya, dibutuhkan sinergi dan kerjasama antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah juga Forkopimda dalam mengendalikannya.

“Saya selalu pantau kasus harian. Dua minggu terakhir memang tren kasusnya sempat turun. Tapi sekarang naik kembali sampai 25 persen. Maka harus terus kita tekan. Jadi, Bapak Ibu semuanya, lebih hati-hati lagi dengan momen mudik Lebaran. Kuncinya adalah bagaimana kita terapkan disiplin ketat prokes di masyarakat”, ajak Kepala Negara.

Bertempat di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Daerah seluruh Indonesia yang digelar secara video conference tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf bersama jajaran Forkopimda dan pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...