Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Puluhan Ribu Guru TPQ, Madin Hingga SD/SMP Non PNS di Kabupaten Pasuruan, Akan Terima Bantuan Sembako

Gambar berita
05 Mei 2020 (15:47)
Pelayanan Publik
18781x Dilihat
0 Komentar
admin

Selain para difabel, anak terlantar dan mereka-mereka yang terdampak aturan penerapan Pyhsical Distancing, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga memikirkan nasib para guru TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an), Madin (Madrasah Diniyah) hingga guru sukwan Non PNS yang berjuang melawan Covid-19.

Dalam waktu dekat, puluhan ribu para pencetak keberhasilan anak bangsa itu akan mendapatkan bantuan paket sembako dari Pemkab Pasuruan.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, di sela-sela kesibukannya, Selasa (05/05/2020) siang. Menurutnya, jumlah guru TPQ, Madin, TK dan Kelompok Bermain, SD dan SMP Non PNS di Kabupaten Pasuruan yang akan menerima bantuan paket sembako hampir mencapai 30 ribu orang. Seluruh guru maupun petugas administrasi tersebut akan mendapatkan paket sembako senilai Rp 200 ribu.

Untuk itu, Gus Mujib-sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan ini meminta Dinas Pendidikan untuk segera melakukan verifikasi lapangan bersama Dinas Sosial. Tujuannya tak lain untuk memastikan apakah guru tersebut juga menjadi penerima PKH (program keluarga harapan), BSP (bantuan social pangan) maupun BLT (bantuan langsung tunai) dan Bansos (bantuan social) dari Pemprov Jatim.

“Jangan sampai over laping. Karena kasian sekali kalau ada yang ternyata tidak terdata. Padahal belum pernah menerima bantuan apapun. Makanya saya minta verfal dilakukan dengan cepat dan benar,” katanya.

Selain tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari Pusat maupun Pemprov Jatim, Gus Mujib menegaskan bahwa para guru dan petugas administrasi non PNS yang menerima bantuan paket sembako bukan PNS maupun bersertifikat (sertifikasi guru). Harapannya, dengan bantuan ini, para guru tetap semangat dalam bekerja.

“Ditengah Pandemic ini, para guru tetap bekerja di rumah. Mereka menerapkan teaching from home atau mengajar dari rumah setiap harinya. Semoga nantinya, ketika bantuan sudah didistribusikan, mereka lebih semangat dalam berjuang melawan Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Heri Mulyono menjelaskan, jumlah guru TK sebanyak 1854 orang, guru kelompok bermain sebanyak 1538 orang. Sedangkan tenaga administrasi K2 sebanyak 67 orang, 370 guru K2, 3910 guru sokwan murni, 8306 guru TPQ dan 13.829 guru Madin.  Total apabila dijumlahkan mencapai 28.864 orang.

“Kita akan langsung melakukan verifikasi terhadap data-data para penerima bantuan. Semoga secepatnya, sehingga kalau sudah selesai, maka bisa langsung kami serahkan ke Dinas Sosial untuk teknis pembagiannya,” jelasnya. (emil/anang saiful wijaya)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Optimalkan E-Transaksi, Pemkab Pasuruan Kejar Tata Kelola Keuangan yang Bersih dan Akuntabel

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk s...

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan ETPD Wajib Dilaksanakan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Elektronifikasi Transaksi Pemeri...

Article Image
Serunya Olahraga Bersama Peringati Hari Bhayangkara ke 80 Polres Pasuruan Kota. Fun Bike Hingga Doorprize Umroh ke Makkah

Pagi hari paling pas diisi dengan aktifitas olahraga. Inilah yang terlihat...

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...