Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Puluhan Tahun. Warga Desa Lumbang Lestarikan Permainan Tradisional Gemblidik

Gambar berita
15 September 2026 (16:52)
Budaya
241x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, warga sekitar punya permainan tradisional yang mulai dulu sampai sekarang tetap dijaga.

Namanya adalah Gemblidik yang memiliki cerita yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat Lumbang. 

Dahulu, kendaraan roda tiga sederhana tersebut dimanfaatkan warga sebagai sarana transportasi untuk membawa hasil bumi maupun mengangkut rumput dari tegal.

Kini, fungsi tersebut telah berubah. Gemblidik justru menjadi bagian dari permainan dan perlombaan yang menarik perhatian masyarakat.

Rudi Priyanto, warga Desa Lumbang mengatakan permainan tersebut sudah dikenalnya sejak masih kecil.

“Permainan ini sudah ada sejak saya kecil dan sampai sekarang masih ada,” kata Rudi melalui sambungan selulernya, Selasa (15/9/2026).

Ia berharap Gemblidik dapat terus dimainkan dan dikembangkan menjadi kegiatan rutin. 

Bahkan, ia berharap even tersebut suatu saat bisa masuk dalam agenda tahunan Kabupaten Pasuruan.

“Semoga bisa diterapkan setiap tahun menjadi event Kabupaten Pasuruan,” harapnya.

Namun, tidak semua orang bisa begitu saja mengikuti lomba Gemblidik.  Dibutuhkan kemampuan mengendalikan kendaraan, keterampilan khusus serta keberanian untuk melintasi lintasan perlombaan.

Karena itu, bagi masyarakat Lumbang, Gemblidik menurut Rudi bukan hanya tentang kecepatan. 

"Di dalamnya ada keterampilan, keberanian dan jejak kehidupan warga yang diwariskan dari generasi ke generasi," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Pemuda Lumbang Bersatu Dimas Eka Saputra mengaku bersyukur, Gemblidik dijadikan lomba seperti yang dilakukan pada Minggu (13/9/2026) dengan dinamai Gemlidik Race Championship.

Overall, acaranya berlangsung meriah, aman dan kondusif.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Saya sebagai perwakilan Karang Taruna sekaligus panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang bergabung dan mensupport acara ini,” katanya.

Menurut Dimas, cukup banyak peserta yang ambil bagian dalam perlombaan tersebut. 

Ia berharap antusiasme tersebut dapat menjadi modal untuk mempertahankan kegiatan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya.

“Semoga even ini bisa terus dijalankan dan nilai-nilai budaya tetap dilestarikan,” ujarnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wapres Gibran Rakabuming Kunjungi Ponpes Dalwa Raci

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkunjung ke Kabupaten Pasuruan.&nbsp...

Article Image
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan 5,2 Kg Sabu-Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan kembali melakukan pemusnahan atas b...

Article Image
Petani Mangga Putar Pasuruan Panen Raya. Sekali Panen 5 Kwintal

Petani mangga gadung klonal 21 yang populer dengan sebutan Mangga Putar Pasuruan...

Article Image
Pasuruan United Siap Arungi Liga 3 Nusantara. CEO Gus Shobih : Mohon Doanya Bisa Lolos Liga 2

Pasuruan United, tim sepakbola kebanggaan Kabupaten Pasuruan siap mengarungi Lig...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bakal Bangun Sarpras Peningkatan Keselamatan di Simpang Empat Patung Sapi Pandaan

Banyaknya kejadian laka lantas di sekitaran Simpang empat Patung Sapi Pandaan, b...