Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ratusan Santri Ponpes WAHA Bangil Tak Alami KIPI Pasca Divaksin

Gambar berita
12 Agustus 2021 (16:22)
Kesehatan
3421x Dilihat
0 Komentar
admin

Vaksinasi terbukti menambah kepercayaan diri seseorang untuk beraktifitas tanpa ketakutan akan terpapar Covid-19.

Seperti itulah yang dirasakan ratusan santriwati di Pondok Pesantren Wahid Hasyim (WAHA) Bangil, sehari setelah selesai mengikuti vaksinasi di Aula Ponpes, Rabu (11/08/2021).

Sang Pengasuh Ponpes WAHA, Gus Wildan mengatakan, total ada 490 santriwati yang tuntas divaksin. Sedangkan 210 santri lainnya menunggu giliran vaksinasi berikutnya.

Usai divaksin, para santriwati tak merasakan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi)  seperti kepala pusing, demam hingga pingsan. Justru sebaliknya, mereka menjadi sangat PD (percaya diri) untuk melakukan aktifitas tanpa harus was-was lagi.

"Namanya juga masih anak-anak pasti ada was-wasnya atau takut. Kita-kita yang dewasa saja juga pasti ada rasa kuatirnya, deg-degan dan lainnya ketika tiba-tiba bergejala seperti Covid-19. Dan saya bersyukur, para santriwati justru tambah antusias sekolah dan ngajinya," kata Gus Wildan, saat ditemui di kediamannya, Kamis (12/08/2021).

Dijelaskan Gus Wildan, dari seluruh santri yang menunggu vaksinasi berikutnya, sebagian tidak lolos screening karena sedang dalam kondisi tidak enak badan dan saat ini berada di Ponkestren (pondok kesehatan pesantren) yang ada di dalam kawasan pondok. Mereka akan divaksin setelah kondisinya membaik

"Ada beberapa santri yang sedang flu dan demam dan sekarang masih berada di Ponkestren. Kita tunggu sampai membaik, dan vaksinasi akan kita gelar bersamaan dengan penyuntikan dosis kedua pada 2 minggu ke depan," tegasnya.

Lebih lanjut Gus Wildan menjelaskan bahwa vaksinasi ratusan santriwati di Ponpes WAHA digagas oleh Pemprov Jatim, Lembaga Kesehatan PWNU Jawa Timur dan Pemkab Pasuruan. Untuk itu, ia pun berterima kasih kepada Gubernur Jatim, LKKNU dan Bupati Pasuruan yang telah memberikan suntikan vaksin bagi santriwati.

"Saya berterima kasih kepada Ibu Gubernur, Pak Bupati dan LKKNU atas serbuan vaksin ini," singkatnya.

Sementara itu, saat ditanya apakah ada tentangan dari santri ataupun wali santri perihal vaksinasi, Gus Wildan mengaku sudah melakukan sosialisasi dan wejangan.

Hasilnya, seluruh wali santri malah ingin mendapatkan vaksinasi.

"Saya jelaskan bahwa Kiyai, Ulama, Ibu Nyai semuanya ikut vaksinasi. Bahkan Kepala Daerah dan pejabat juga vaksin. Jadi alasan apa lagi yang membuat mereka gak mau divaksin? akhirnya semua memahami pentingnya vaksinasi," tutupnya. (emil)

 

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Vaksin Internasional Kini Hadir Di RSUD Grati

Layanan Vaksin Internasional kini hadir RSUD Grati.Rumah sakit kebanggaan masyar...

Article Image
Bluder Kentang Bromo Khas Desa Tosari Siap Jadi Oleh-Oleh Wisatawan

Berwisata ke Gunung  Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan...

Article Image
Melimpah. Petani Cabai di Desa Baledono, Kecamatan Tosari Mulai Panen Raya

Awal musim kemarau membuat para petani cabai di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasu...

Article Image
Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Pemkab Pasuruan Intens Gelar Dialog Interaktif Bersama BNN di LPPL Radio Suara Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Article Image
Peringati Hari Kartini, PT Sorini Agro Asia Corporindo, Cempaka Foundation, DLH dan TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Aksi Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuna

PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Pandaan Plant) bersama Cempaka Foundatio...