Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya menurunkan angka kemiskinan ekstrim yang masih terdapat di beberapa wilayah. Diantaranya dilakukan dengan melakukan kemitraan bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pasuruan.
Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of understanding (MoU) oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto. Hal itu dilaksanakan di sela-sela perhelatan Tabligh Akbar dan Pertemuan PDM se- Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan (BALAPAN).
Diselenggarakan pada hari Minggu (1/9/2024) siang, acara digelar di halaman SMK Muhammadiyah 1 (Mutu) Pandaan. Pembubuhan tanda tangan MoU sebagai tindaklanjut dari pertemuan PDM melalui Lazismu dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan tersebut didampingi oleh Ketua PDM Kabupaten Pasuruan, Achmad Samsoni.
Fokus kerjasama dalam program upaya penurunan kemiskinan dan kemiskinan ekstrim. Berikut, berkolaborasi dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, kemanusiaan dan sosial dakwah. Berdasarkan kesepakatan yang tertuang dalam MoU, pelaksanaan kerjasama yang bersifat teknis operasional akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian kerjasama berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.
Dalam aplikasinya di lapangan, Pj. Bupati Andriyanto akan memberikan kuasa kepada Perangkat Daerah terkait, sesuai dengan tugas dan fungsinya. Sebaliknya, PDM Kabupaten Pasuruan akan memberikan kuasa kepada Majelis dan/atau Lembaga sesuai bidangnya.
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Andriyanto menggarisbawahi pentingnya penanaman nilai-nilai moralitas kepada anak didik. Hal itu menjadi tanggungjawab bersama. Tidak hanya menjadi kewajiban dari tenaga pendidik dan lembaga pendidikan saja. Tetapi juga dapat dilakukan oleh PDM Kabupaten Pasuruan sebagai organisasi yang bergerak pada bidang pendidikan.
"Saat ini kita semua memasuki era disrupsi, era yang serba mengalami perubahan dan tidak menentu. Teknologi dibuat sedemikian rupa, informasi bisa menjadi begitu bias. Dampaknya, anak-anak bisa terdegradasi moralnya. Karena itu, saya titip betul agar selalu istiqomah menegakkan ajaran kyai haji Ahmad Dahlan. Apalagi nilai-nilai moralitas anak didik kita menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemuhammadiyahan," pesannya kepada seluruh peserta kegiatan.
Di
sisi lain, tenaga pendidik Sekolah Pascasarjana
Universitas Airlangga tersebut tak lupa menitipkan pesannya kepada insan
cendekia agar senantiasa mengedepankan inovasi dan pemberdayaan masyarakat dalam setiap kegiatan. Sehingga
akan menghasilkan kegiatan yang berdampak pada masyarakat.
"Usaha-usaha apapun yang kita hasilkan harus ada inovasi. Pastinya harus ada manfaatnya. Saya titip, kita jangan ragu ketika punya usaha harus dikembangkan. Cara bekerja kita harus totalitas," pintanya.
Sementara itu, seusai penandatanganan MoU kerjasama, Pj. Bupati Pasuruan meninjau stan gelaran bazar produk UMKM yang ditempatkan di samping lokasi acara Tabligh Akbar dan Pertemuan PDM se-BALAPAN. Dalam visitasinya, pria berkacamata berpembawaan enerjik itu memberikan motivasinya kepada para ibu peserta pameran agar terus bersemangat dalam mengembangkan usahanya.
Tidak hanya itu saja. Pj. Bupati Andriyanto juga tampak memborong beragam produk makanan dan minuman yang ditata sedemikian-rupa di meja-meja stan. Sambil sesekali diajak ber-swa foto oleh para perempuan berdaya yang turut mewarnai ajang silaturahmi dan forum diskusi menarik tersebut.
Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir meresmikan lima amal usaha di Kabupaten Pasuruan. Masing-masing, Muhammadiyah Medical Clinic (MMC), peletakan batu pertama Gedung Al Islam 5 lantai SMK Mutu Pandaan dan Gedung Pembelajaran 2 lantai SD Kreatif Muhammadiyah Bangil. Berikut melakukan launching Gedung SD Muhammadiyah 2 Gempol dan Gedung Pembelajaran TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Bangil. (Eka Maria)
Komentar