Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Reduksi Stunting, Wakil Bupati Kembali Sosialisasikan Gerakan KASIH BERSANDING MESRA

Gambar berita
16 September 2022 (22:49)
Pelayanan Publik
2799x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Mujib Imron menyatakan, gerakan KASIH BERSANDING MESRA (Keluarga Bersih Bersama Sadari Stunting Menuju Keluarga Sejahtera) adalah upaya Pemerintah Daerah untuk mencegah stunting. Hal itu sejalan dengan upaya percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi skala prioritas Pemerintah Pusat.

Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting yang diketuai oleh Gus Mujib sapaan akrab Wakil Bupati, diantara upaya yang dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Melakukan pengawalan terhadap pencegahan stunting secara intens hingga tren kasusnya terus menurun. Utamanya dengan mengedukasi para ibu yang baru saja melahirkan bayinya agar benar-benar memperhatikan kesehatan buah hatinya di masa 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan).

"Mari kita kawal anak kita apabila sudah nikah, setiap bulan ibu hamil harus diperiksa dan diperhatikan gizinya setiap hari. Kalau ada apa-apa nanti bisa dideteksi dini. Terkait apa yang harus dilakukan bagi warga sebelum menikah, setidaknya ada kordinasi dengan KUA dan  Pemerintah Desa", pesan Wakil Bupati.

Dalam agenda EMODEMO (Emotional Demonstration) Pada 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) Untuk Mencegah Stunting yang digelar di Balai Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur pada hari Jumat (16/9/2022), Gus Mujib menitipkan beberapa pesannya kepada Kepala Desa. Khususnya dalam menyiapkan anggaran dana untuk percepatan penurunan stunting. Sekaligus memperhatikan ksejahteraan kader-kader Kesehatan Desa.

“Tim yang bertugas dalam penurunan stunting di Desa diketuai oleh Kepala Desa, dibantu Ketua Penggerak PKK Desa serta Bidan Desa dan Kader Kesehatan Desa. Peran Bidan Desa dalam mengawal ibu hamil sangat diperlukan untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Ditambahkan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut, satu tim Kader Kesehatan Desa Sumberwuluh terdapat 25 orang yang nantinya disebar di setiap Posyandu. Harapannya, seluruh Kader Kesehatan Desa dapat bersinergi dengan seluruh elemen Pemerintah Desa.

"Tolong Kader Kesehatan Desa untuk bersinergi antara PKK, Bidan Desa serta organisasi kemasyarakatan untuk ikut sosialisasi. Kepala Desa dan juga Forkopimcam bisa ikut membantu sosialisasi penurunan stunting,” tuturnya dengan bersemangat. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Sidak Benyubiru. Warga Berebut Minta Foto

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke wisata pema...

Article Image
Sholat Ied di Masjid Agung Bangil. Mas Rusdi : Selamat Berlebaran Bersama Keluarga. Mohon doa agar Rencana Besar Pembangunan di Bangil Berjalan Lancar

Puluhan ribu umat islam melaksanakan ibadah Sholat Ied (Hari Raya Idul Fitri) 14...

Article Image
Sebulan Penuh Ramadhan. RSUD Grati Bagi-Bagi Takjil Keluarga Pasien Rawat Inap

Apa yang dilakukan RSUD Grati patut diacungi jempol.Pasalnya, setiap hari selama...

Article Image
Monitoring Posyan dan Pospam. Gus Shobih Himbau Pemudik Tak Terburu-Buru dalam Berkendara

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori bersama Forpimda Kabupaten Pasuruan melaksa...

Article Image
Pastikan Buka 24 Jam, Mas Rusdi Sidak Sejumlah Puskesmas

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melaksan...