Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Renovasi SR di Kabupaten Pasuruan Capai 50 Persen

Gambar berita
20 Juni 2025 (11:40)
Pemerintahan
1195x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Renovasi bangunan eks Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan yang akan dijadikan sekolah rakyat, sudah mencapai 50 persen. 

Hal tersebut seperti yang disampaikan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Pantja Wisnoe Ismojo di sela-sela meninjau SR, Jumat (20/6/2025) pagi. 

Menurutnya, seluruh ruangan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) alias kelas siswa maupun ruang asrama sudah selesai direnov. Termasuk di dalamnya ruangan para pengasuh, tempat cuci pakaian di lantai dua, toilet dan tempat makan siswa, juga sudah. 

"Alhamdulillah kalau diprosentase ya 50 persen. Ruang kelas sudah selesai direnov. Ruang pengasuh, toilet, tempat cuci pakaian  sampai kantin siswa juga sudah selesai," katanya. 

Dijelaskan Pantja, renovasi SR juga dipantau oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang datang ke Pasuruan selama beberapa hari lalu. Tujuannya tak lain untuk memastikan kesiapan dan sampai sejauh mana program renovasi yang dilakukan.

"Kunjungan BPK ini tiada yang lain ya untuk melihat kesiapan sampai dimana renovasi di sekolah rakyat ini. Dan kami bersyukur karena sebentar lagi sudah selesai," imbuhnya. 

Meski ruang kelas siswa dan pengasuh sudah selesai direnovasi, namun untuk pengadaan mebeleur masih belum dilakukan. Kata Pantja, pengadaan mebeuler bukan menjadi ranah Pemerintah Daerah, sebab sudah langsung dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat. 

"Semua anggaran perbaikan dari Pemerintah Pusat. Kami hanya menyediakan lahan dan bangunannya," singkatnya. 

Diketahui, SR di Kabupaten Pasuruan ini akan membuka tiga kelas dengan masing-masing rombongan belajar berisi 25 siswa. Dengan begitu, total kapasitas awal yang disiapkan mencapai 75 siswa untuk tahap pertama.

Verifikasi terhadap calon peserta didik juga selesai dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan. Proses ini melibatkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di lapangan.

Data yang digunakan merujuk pada desil 1 dan 2 dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Total ada 150 calon siswa yang diverifikasi dari dua jenjang pendidikan.

“Dalam pendataan, Dinsos juga menyiapkan kuota cadangan. Ini dilakukan untuk antisipasi apabila ada siswa yang mengundurkan diri,” tambah Pantja. (emil) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...