Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sebulan, 50 Laporan Warga Resah Ada Satwa Liar Masuk Rumah

Gambar berita
16 Maret 2023 (13:07)
Pelayanan Publik
2795x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam sebulan terakhir, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan disibukkan dengan evakuasi satwa-satwa liar yang meresahkan warga, khususnya tawon vespa affinis dan ular.

Salah seorang petugas Damkar Kabupaten Pasuruan, Suryono mengatakan, hampir setiap hari pihaknya menerima laporan dari warga yang resah dengan keberadaan sarang tawon vespa di atap rumahnya maupun di pohon dekat permukiman.

Atas laporan tersebut, ia dan teman-temannya bergegas menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi sarang binatang yang populer dengan sebutan Tawon Ndas itu.

"Banyak sekali laporan, hampir setiap hari yang namanya warga minta tolong ke kami karena ada sarang tawon vespa di rumahnya," katanya di sela-sela Apel Gelar Pasukan dalam rangka HUT Satpol PP di Halaman Graha Maslahat, Kamis (16/03/2023) pagi.

Apabila dikalkulasi, dalam sebulan total lebih dari 50 laporan warga tentang gangguan tawon vespa maupun ular. Perihal evakuasi sarang tawon, Suryono menjelaskan jikalau sarang tersebut masih baru, maka penanganannya cukup dengan menutup satu lubang sarang tersebut dengan kain spon yang dibasahi dengan bensin.

Namun apabila sarang tersebut punya lebih dari satu lubang, maka evakuasinya lebih berat, karena harus ditutup dengan menggunakan karung goni.

Petugasnya pun wajib memakai APD (alat pelindung diri) supaya tak terkena sengatan tawon berbahaya itu.

"Kalau lubangnya belum rusak, maka cukup kita tutup dengan spon yang sudah kami celupkan ke bensin. Kalau sarangnya rusak, ya kita tutup dengan karung goni dan kita bakar," jelasnya.

Selain tawon vespa, Damkar Kabupaten Pasuruan juga membantu mengevakuasi ular-ular yang masuk ke rumah warga seperti cobra, ular sawah hingga sekelas phyton.

Kata Suryono, penanganan ular sangat mudah, lantaran para petugas sudah berpengalaman menanganinya.

"Kalau ular ya tinggal diambil, kemudian kami lepas. Kalau kayak phyton, monyet, biawak dll kami bawa ke BKSDA karena memang satwa yang dilindungi," ucapnya.

Dengan banyaknya laporan tersebut, Suryono menghimbau kepada warga agar berhati-hati pada tawon vespa ataupun ular.

"Kalau takut, boleh menghubungi kami langsung," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Acungi Jempol RSUD Bangil Beri Takjil Keluarga Pasien Sebulan Penuh

RSUD Bangil punya cara tersendiri untuk mengisi bulan suci ramadhan 1447 hijriah...

Article Image
Mas Rusdi Ajak Pegawai Pemkab Pasuruan Manfaatkan Betul Libur Lebaran Untuk Perkuat Silaturrahmi

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengimbau seluruh pegawai Pemkab Pasuruan untuk me...

Article Image
Mas Rusdi - Gus Shobih Serahkan ZIS kepada Baznas Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tuntas melaksanakan zakat, infaq dan shodaqoh yang...

Article Image
Safari Ramadhan Pamungkas. Mas Rusdi - Gus Shobih Mohon Doa agar Revitalisasi Alun-Alun Bangil sampai Pembangunan Jalan Lingkar Berjalan Lancar

Bupati Pasuruan, Mas Rusdi dan wabup Gus Shobih tuntas melaksanakan Safari Ramad...

Article Image
Buka Musrenbang RKPD 2027. Mas Rusdi Beri Penghargaan Kecamatan dan OPD Penyelenggara Terbaik dan Terunik

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musr...