Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko Jadi Korban Pencatutan

Gambar berita
02 November 2024 (13:07)
Pelayanan Publik
2801x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko kembali menjadi korban pencatutan.

Nama Yudha dicatut terkait modus penipuan melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA). 

Saat dikonfirmasi Sabtu (2/11/2024), Yudha membenarkannya. Ia mengungkapkan pelaku diduga lebih dari satu orang. Sebab ada beberapa nomor HP yang seluruhnya memperkenalkan dirinya sebagai Sekda Kabupaten Pasuruan dan mengirimkan pesan kepada Lembaga Pendidikan seperti Madin, TPQ maupun Pondok Pesantren.

Nomor yang digunakan pelaku di media sosial dalam aksi penipuan tersebut yakni 085210084436 dengan modus akan memberikan bantuan donasi untuk meningkatkan fasilitas dan prasarana kegiatan belajar. 

Ada juga nomor 0895428853377 yang mengaku sebagai Sekda Kabupaten Pasuruan dan menghubungi pengurus Ponpes Al Ikhlas. Serta 085210084436 dan menghubungi Ponpes Al Hafidzoh Karang Menggah,  Wonorejo.

Untungnya belum ada korban, lantaran pihak Lembaga Pendidikan terlebih dulu mengkroscek kebenarannya.

"Saya pastikan itu bukan nomor saya. Dan saya pastikan itu penipu yang mengatasnamakan saya," katanya. 

Dijelaskan Yudha, pelaku yang mengatasnamakan dirinya meminta nomor rekening TPQ, Madin dan Ponpes hingga data-data kegiatan belajar mengajar maupun dokumentasi. 

"Pelaku meminta rekening TPQ, katanya akan memberikan bantuan donasi untuk TPQ. Saya pastikan itu bukan nomor saya. Dan saya pastikan itu penipuan mengatasnamakan saya," terangnya.

Dengan kasus pencatutan namanya, Yudha meminta seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk lebih berhati-hati dan waspada atas aksi penipuan mengatasnamakannya maupun Pejabat Pemkab Pasuruan lainnya.

Terlebih urusan pemberian bantuan dari Pemerintah Daerah kepada Lembaga Pendidikan atau stake holder lainnya, semuanya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah. 

"Saya yakin semakin ke sini, masyarakat semakin cerdas dalam menyikapi kasus penipuan seperti ini. Kami minta masyarakat hati-hati jangan pernah gampang percaya. Harus dikroscek dulu benar tidaknya," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...

Article Image
Lembah Pendawa Pandaan. Hadirkan Nuansa Pulau Dewata Yang Memanjakan Mata

Bali, ikon pariwisata dunia asal Indonesia dikenal sebagai surganya dunia. ...

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...