Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sistem e-Commerce Jadi Solusi Bagi Pelaku UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Gambar berita
29 April 2020 (10:18)
Pelayanan Publik
3654x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mendukung penggunaan sistem perdagangan elektronik atau e-commerce sebagai solusi bagi koperasi dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam memasarkan produknya di tengah pandemi Covid-19. Terlebih berdasarkan survei, saat ini terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat yang mulai beralih dari offline menjadi online.   

Menurut Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki, dimungkinkan kedepannya “Stay at Home Economy” akan menjadi tren ekonomi di masa yang akan datang. Fenomena tersebut sekaligus menjadi indikasi bahwa pelaku UMKM memiliki kesempatan dalam meningkatkan usahanya melalui sistem perdagangan elektronik.

“Masyarakat mengalami perubahan pola konsumsi yang awalnya offline sekarang menjadi online. Bahkan diprediksi bahwa Stay At Home Economy akan menjadi tren di masa yang akan datang”, terangnya dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (28/04/2020).

Dengan demikian, masa pandemi Covid-19 justru menjadi momentum bagi mereka untuk membuktikan bahwa produk-produk dalam negeri dan kebutuhan nasional dapat dipenuhi. Terlebih dari hasil riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia disebutkan bahwa UMKM yang berpotensi pada masa sekarang ini adalah sektor pangan. Yakni mereka yang memproduksi produk herbal, buah-buahan dan sayur-sayuran yang baik bagi kesehatan dan daya tahan tubuh.

“Permintaan banyak terhadap produk yang siap olah, praktis seperti tadi yang dapat disimpan lama. Seperti makanan beku, makanan kaleng, bumbu-bumbu dan lain sebagainya”, tuturnya.

Selain sektor pangan, Teten juga mendorong dan menginisiasi pelaku UMKM untuk memproduksi dan memasarkan jenis barang-barang yang dibutuhkan dalam masa pandemi Covid-19. Seperti Alat Pelindung Diri (APD), masker, handsanitizer yang tentunya melalui standarisasi khusus dari protokol kesehatan.

“Selain mendukung UMKM melalui sistem e-commerce, kami juga mendorong masyarakat untuk belanja di warung sekitar melalui gerakan “Belanja di Warung Tetangga” sebagai bentuk solusi dari masalah physical distancing dengan tetap mengkonsumsi produk koperasi dan UMKM”, pesannya seperti yag dikutip di laman kominfo.go.id. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Forum Konsultasi Publik Bapenda, Bupati Rusdi Ingatkan Sebagai Koreksi Sekaligus Kerja Cerdas

Bupati Rusdi Sutejo buka Forum Konsultasi Publik 2026 dan Forum Perangkat Daerah...

Article Image
Ngangsuh Kaweruh di Ponpes Canga'an Bangil. Pondok Tertua di Indonesia. Ngajinya Kiyai Besar Nusantara

Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan menyimpan sejarah peradaban islam yang...

Article Image
Maksimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Grati Launching Ruang Operasi Smart Operating Theater

Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah, RSUD...

Article Image
Selama Ramadhan 1447 H, Pemkab Pasuruan Tetapkan Jam Kerja ASN 32,5 Jam Sepekan

Sepanjang berlangsungnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah,Pemerintah Kabupaten P...

Article Image
Budidaya Burung Puyuh di Desa Kandung, Kecamatan Winongan Sukses Hasilkan Omset Puluhan Juta Per Bulan

Budidaya burung puyuh merupakan salah satu potensi bisnis peternakan yang menjan...