Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sukses Tingkatkan Investasi Secara Besar-Besaran, Bupati Irsyad Yusuf Dinobatkan Sebagai Bupati Enterpreneur 2017

Gambar berita
07 Desember 2017 (08:26)
Ekonomi
3294x Dilihat
0 Komentar
admin

Kemampuan Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dalam mendorong iklim investasi secara maksimal, kembali diganjar penghargaan.

Kali ini adalah penghargaan Bupati Enterpreneur Award 2017 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), dalam acara Kellogg Innovation Network (KIN) ASEAN 2017, di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (06/12/2017) malam.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Anselmus Tan kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf untuk kategori Investasi, dengan disaksikan Hermawan Kartajaya Founder and Charman MarkPlus Inc serta Prof Rob Wolcoot, seorang professor di Kellogg Graduate School of Management yang merupakan MBA School nomor satu di dunia di bidang marketing.

Hermawan Kartajaya Founder and Charman MarkPlus Inc mengatakan, penghargaan Bupati Entrepreneur Award 2017 ini melalui beberapa rangkaian kegiatan yang cukup ketat dan panjang dalam menentukan pemenangnya. Diantaranya sosialisasi kepada anggota Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), kemudian dilanjutkan dengan  pengiriman angket kepada anggota APKASI hingga dikembalikannya angket yang telah di isi kepada panitia.

“Setelah melalui pengisian angket, baru masuk pada tahapan penilaian tim juri yang terdiri dari KIN ASEAN yang terdiri dari berbagai disipliner ilmu di luar pemerintahan. Misalnya, Prof Rob Wolcoot dan tim kita sendiri. Saya ucapkan selamat untuk semua penerima, tak terkecuali Bupati Irsyad Yusuf atas peningkatan investasi yang terus merangkak naik,” kata Hermawan, sesaat setelah awarding selesai dilakukan.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan kerja keras dan doa dari seluruh elemen masyarakat, sehingga dirinya berterima kasih untuk seluruh staf Pemkab Pasuruan, para alim ulama, habaib, cendekiawan, tokoh masyarakat dan para investor yang telah menanamkan modalnya di Kabupaten Pasuruan.

“Penghargaan bukanlah target kita, akan tetapi ini adalah hasil dari ikhtiyar kita semua, sehingga banyak sekali pihak-pihak yang telah memberikan apresiasi kepada Pemkab Pasuruan. Utamanya para penanam modal yang setia menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai daerah jujukan investasi, sehingga nilai investasi kita semakin lama semakin meningkat,” terangnya.

Irsyad lantas menjelaskan, Pemkab Pasuruan mentargetkan nilai investasi di Kabupaten Pasuruan tahun ini sebesar Rp 5,5 Trilyun. Target tersebut meningkat Rp 500 Milyar dari tahun 2016 lalu, dan sampai akhir oktober lalu, nilai investasi telah mencapai Rp 9,3 Trilyun alias mengalami surplus sebanyak Rp 3,8 Trilyun. Tingginya nilai investasi tersebut tak lepas dari banyaknya pemodal yang menanamkan investasi di Kabupaten Pasuruan, mulai dari perluasan pabrik hingga pembangunan pabrik baru di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan.

“Tahun ini saja kita meresmikan banyak sekali pabrik baru. Ada yang di wonorejo, purwosari, dan di kawasan PIER. Itu semua menunjukkan bahwa berinvestasi di Kabupaten Pasuruan pasti banyak keuntungan, karena kita punya sumber mata air yang besar, pasokan gas sampai dengan akses jalan tol yang menghubungkan antar kota antar daerah. Belum lagi perijinan yang terus kita permudah supaya para investor tak perlu ribet lagi dalam menanamkan modalnya di Kabupaten Pasuruan,” imbuh pria penghobi sepak bola dan bola volley itu.

Di sisi lain, Soenarto selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Pasuruan menambahkan, jumlah ijin penanaman modal di Kabupaten Pasuruan tak hanya didominasi PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) saja, melainkan juga PMA (Penanaman modal asing). Untuk PMDN sebanyak 24 ijin dengan nilai investasi mencapai Rp 4,9 T, begitu juga dengan jumlah PMDN yang mencapai 40 ijin dengan nilai investasi mencapai Rp 3,1 T.

“Kalau sisanya berasal dari non PMA maupun non PMDN yang mencapai 472 ijin dengan sumbangsih nilai investasi mencapai Rp 1,2 T. Jadi totalnya sekitar 536 ijin penanaman modal yang masuk ke Kabupaten Pasuruan. Kita optimis bahwa sampai akhir tahun 2017, nilai investasi pasti melebihi 10 T atau naik 150% dari target,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...