Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tahun Ini, 900 Tanah Wakaf di Kabupaten Pasuruan Akan Diterbitkan

Gambar berita
28 Februari 2023 (08:15)
Pelayanan Publik
2909x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim menargetkan penerbitan sertifikat  aset tanah wakaf di Jawa Timur tahun ini bisa mencapai 27 ribu bidang.

Target tersebut disampaikan Kepala BPN Jatim, Jonahar saat menghadiri Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Hotel Surya, Prigen, senin (27/02/2023) sore.

Menurutnya, penerbitan puluhan ribu sertifikat tanah wakaf merupakan gagasan yang ia cita-citakan selama menjabat Kakanwil. Tujuannya tak lain agar seluruh bidang tanah yang diwaqafkan sudah mempunyai legalitas. Mulai dari masjid, musholla, gereja dan tempat ibadah lainnya hingga semua bidang tanah yang akan diwaqafkan.

"Ini cita-cita saya. Saya intruksikan kepala kantor BPN se-Jatim untuk menyelesaikan semua tanah waqof.  Target kita naikkan dua kali lipat plus satu," katanya.

Untuk merealisasikan mimpinya, Jonahar meminta seluruh Kepala BPN se-Jawa Timur untuk juga menaikkan target penerbitan sertifikat tanah waqaf menjadi dua kali lipat plus satu dari target selama setahun.

"Awalnya 11 ribu sertifikat kemudian saya naikkan jadi 27 ribu bidang. Saya ingin memberikan motivasi bahwa mari kita tebarkan kebaikan. Karena biar Allah SWT yang membalasnya. Biar jadi peninggalan selama saya menjabat," terangnya.

Dengan bertambahnya target sertifikat, Jonahar menghimbau seluruh masyarakat agar melengkapi persyaratan administrasinya. Yakni ada ikrar waqaf plus nadzir dan bidang tanah sudah dalam keadaan terpasang patok alias batas bidang tanah.

"Persyaratannya simpel sekali. Ada ikrar wakaf. Ada nadzir kalau gak ada bisa nadzir sementara. Kalau gak ada surat tanah bisa pakai surat penguasaan, yang penting masjid dll atau ada bangunannya, bukan tanah kosong," himbaunya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Dari Komisi II, Aminurokhman mengacungi jempol langkah yang dipilih BPN Jatim dalam menuntaskan penerbitan sertifikat tanah waqaf.

Ia menegaskan bahwa komitmen BPN Jatim harus didukung penuh, lantaran memudahkan masyarakat saat ingin mewaqahkan bidang tanag untuk kepentingan sosial kemasyarakatan.

"Saya mengapresiasi BPN Jatim yang sangat responsif dan jemput bola membantu masyarakat. Jadi masyarakat tinggal melengkapi dokumen administratif saja. Kami siap menampung aspirasi masyarakat jikalau ada hal yang ingin disampaikan terkait program sertifikasi tanah waqaf ini," tutupnya.

Di sisi lain, untuk Kabupaten Pasuruan, rencananya akan ada 900 sertifikat tanah waqaf yang akan diterbitkan.

Kepala BPN Kabupaten Pasuruan, Sulam Samsul membenarkan hal tersebut.

"Targetnya 397 bidang. Tapi karena dinaikkan oleh Kanwil, maka kami juga menaikkan menjadi 900 bidang tanah waqaf yang akan kami terbitkan di tahun ini," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...